Jakarta, Berita Geothermal – PT Dalle Energy (DE) menjadi salah satu perusahaan nasional yang cukup lama berkecimpung dalam pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Indonesia. Berdiri sejak 1992, dikutip dari laman resmi, Selasa (10/03) perusahaan ini berangkat dari semangat untuk ikut memperluas akses listrik sekaligus mendukung pembangunan energi nasional.
Nama “Dalle” diambil dari bahasa Makassar yang berarti kemakmuran. Makna tersebut menjadi filosofi perusahaan dalam menghadirkan energi yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Selama lebih dari tiga dekade beroperasi, Dalle Energy telah terlibat dalam pembangunan serta pengelolaan pembangkit listrik dengan total kapasitas mencapai lebih dari 2.820 megawatt (MW). Perusahaan ini juga memiliki pengalaman panjang dalam proyek Engineering, Procurement, Construction (EPC), operasi, hingga pemeliharaan pembangkit listrik.
Awal Perjalanan: Proyek Turbin Gas di Riau
Proyek EPC pertama Dalle Energy dimulai pada 1993 melalui anak perusahaan PT Kwartadaya Dirganusa. Saat itu perusahaan mengerjakan pembangunan pembangkit listrik turbin gas berkapasitas 34 MW di Caltex Minas No.9, Riau.
Proyek tersebut kemudian diikuti dengan pembangunan pembangkit Caltex Minas No.10 dengan kapasitas yang sama. Kedua proyek ini menjadi tonggak awal pengembangan bisnis EPC perusahaan di sektor ketenagalistrikan.
Seiring waktu, portofolio proyek Dalle Energy terus berkembang ke berbagai daerah di Indonesia.
Tangani Puluhan Proyek Pembangkit
Hingga kini Dalle Energy tercatat telah mengerjakan lebih dari 30 proyek EPC di sektor pembangkit listrik dan infrastruktur energi.
Sejumlah proyek penting yang pernah ditangani perusahaan antara lain pembangunan pembangkit listrik turbin gas di Pontianak, proyek PLTG Tanjung Batu di Samarinda, hingga PLTGU Panaran di Batam.
Perusahaan juga pernah mengerjakan proyek pembangkit di sektor industri, seperti proyek kogenerasi di pabrik kertas PT Fajar Surya Wisesa di Cibitung serta proyek repowering listrik di pabrik PT Indocement Tunggal Prakarsa di Citeureup.
Selain itu, Dalle Energy juga terlibat dalam proyek energi panas bumi seperti pembangunan PLTP Dieng berkapasitas 55 MW dan PLTP Darajat berkapasitas 70 MW.
Ikut Program Pembangunan 10.000 MW
Salah satu proyek terbesar yang pernah dikerjakan perusahaan adalah keterlibatan dalam program percepatan pembangunan pembangkit listrik 10.000 MW tahap pertama yang dicanangkan pemerintah.
Dalam program tersebut, Dalle Energy bekerja sama dengan Dongfang Electric Corporation dari China sebagai kontraktor EPC pada proyek PLTU Pacitan di Jawa Timur dengan kapasitas 2 x 300 MW serta PLTU Lontar di Teluk Naga, Banten berkapasitas 3 x 300 MW.
Proyek tersebut menjadi bagian penting dalam penguatan pasokan listrik nasional pada dekade 2000-an.
Mulai Kembangkan Energi Ramah Lingkungan
Memasuki awal tahun 2000-an, Dalle Energy mulai memperluas bisnis ke sektor energi terbarukan. Perusahaan mengembangkan pembangkit listrik tenaga air serta proyek panas bumi sebagai bagian dari strategi energi hijau.
Salah satu proyek yang berhasil dikembangkan adalah Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) Cikaso di Sukabumi dengan kapasitas 8,6 MW.
Proyek tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk menyediakan energi yang lebih ramah lingkungan sekaligus mendukung transisi energi di Indonesia.
Dipimpin Profesional Berpengalaman
Dalle Energy dipimpin oleh Direktur Utama Sonny Purnara yang juga merupakan pendiri perusahaan. Lulusan Teknik Elektro Institut Teknologi Bandung (ITB) ini telah memimpin perusahaan sejak 2005.
Sonny memiliki pengalaman lebih dari 40 tahun di industri pembangkit listrik, mulai dari pengembangan proyek, kontraktor EPC, hingga pengoperasian pembangkit.
Sebelum mendirikan Dalle Energy, ia pernah bekerja sebagai koordinator proyek di PT Dian Graha Elektrika yang berafiliasi dengan Siemens serta PT Imeco Inter Sarana yang terkait dengan General Electric.
Sementara itu posisi Komisaris perusahaan dipegang oleh Kun Kurnely yang diangkat pada 2025. Ia merupakan insinyur perminyakan lulusan ITB dengan pengalaman panjang di sektor hulu minyak dan gas, termasuk pernah menjabat sebagai Presiden Direktur Pertamina Eksplorasi dan Produksi.
Selain itu, jajaran manajemen juga diperkuat oleh Muhammad Iqbal Adnan sebagai Direktur Proyek dan Nurudin Akbar sebagai Direktur Operasional yang memiliki pengalaman luas di bidang teknik, konstruksi, dan pengelolaan proyek pembangkit listrik.
Jalankan Program Sosial di Sekitar Proyek
Di luar aktivitas bisnis, Dalle Energy juga menjalankan berbagai program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Program ini dilakukan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Beberapa kegiatan sosial yang dilakukan antara lain santunan anak yatim di desa sekitar PLTU Lontar, kegiatan pendidikan di Rumah Tahfiz, hingga berbagai program sosial untuk masyarakat lokal.
Perusahaan menempatkan CSR sebagai bagian penting dalam membangun hubungan sosial yang kuat dengan masyarakat sekitar proyek.
Target Jadi Produsen Listrik Nasional Terkemuka
Dengan pengalaman lebih dari 30 tahun serta portofolio proyek yang luas, Dalle Energy menargetkan diri menjadi salah satu perusahaan produsen listrik nasional terkemuka di Indonesia.
Perusahaan juga terus membuka peluang kerja sama dengan mitra internasional yang memiliki pengalaman dalam pembangunan dan pengoperasian pembangkit listrik.
Melalui strategi tersebut, Dalle Energy berharap dapat terus berkontribusi dalam memperkuat infrastruktur energi sekaligus mendukung kebutuhan listrik nasional yang terus meningkat.
Sumber Website: https://dalleenergy.com
Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritageothermal.com klik di sini




















