Berita Geothermal – PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) Tbk Area Lahendong, pengelola pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) Lahendong, Sulawesi Utara, kembali menorehkan prestasi membanggakan.
Pada ajang North Sulawesi Investment Forum (NSIF) 2025 yang mengusung tema “Towards Golden Indonesia 2045: Promoting Inclusive and Sustainable Economic Growth through High Quality Investment in North Sulawesi”, PGE Area Lahendong berhasil meraih penghargaan First Winner.
Penghargaan ini diraih karena PGE Area Lahendong berkontribusi nyata dalam mendorong investasi berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan di Sulawesi Utara.
Penghargaan diserahkan langsung dalam seremoni resmi yang dihadiri oleh sejumlah perwakilan pemerintah, investor, pelaku usaha, dan mitra strategis.
Hadir dalam kesempatan tersebut Direktur Operasi PT PGE Ahmad Yani serta General Manager PT PGE Area Lahendong Novi Purwono.
“Penghargaan tersebut menjadi bukti komitmen manajemen tertinggi dalam mendukung pengembangan potensi panas bumi sebagai energi bersih yang ramah lingkungan,” unggah pihak PGE Lahendong dalam media sosialnya dikutip Senin (11/8).
PGE juga menegaskan, pencapaian ini semakin mengukuhkan posisi PGE Area Lahendong sebagai salah satu motor penggerak ekonomi hijau di Sulawesi Utara, sejalan dengan visi besar Indonesia Emas 2045.
Mengenal NISF 2025
North Sulawesi Investment Forum (NSIF) 2025 digelar oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) dan DPMPTSP (Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) pada Jumat (8/8).
Ajang ini merupakan platform untuk memperluas jejaring dalam mendorong peningkatan ekonomi daerah melalui kanal investasi baik yang berasal dari domestik maupun global.
Sejumlah pemerintah daerah, kementerian terkait, serta perwakilan sektor swasta dan investor potensial serta beberapa negara sahabat ikut hadir. Yang menjadi spesial pada tahun ini, NSIF disinergikan dengan Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2025.
Negara sahabat yang hadir dalam NISF 2025 di antaranya Duta Besar Azerbaijan untuk Indonesia Ramil Rzayev, Duta Besar Portugal untuk Indonesia Miguel de Mascarenhas de Calheiros Velozo, Kuasa Usaha Ad Interim (CDA) Albania untuk Indonesia, Nikson Ballco, Konjen Australia Consul di Makassar Todd Dias dan Konjen Filipina di Manado Mary Jennifer Domingo Dingal serta Kepala Kantor Perdagangan dan Ekonomi, Kedutaan Besar Bulgaria Daniel Dobrev, Atase Perdagangan, Kedutaan Besar Kenya Maurine Abungu, dan Menteri Penasihat (Ekonomi), Kedutaan Besar Nigeria Safwan Awwal Ibrahim.***
Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritageothermal.com klik di sini



















