• About
  • Redaksi
  • Contact
  • Privacy & Policy
Selasa, Maret 3, 2026
  • Login
Berita Geothermal
No Result
View All Result
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
No Result
View All Result
Berita Geothermal
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
No Result
View All Result
Berita Geothermal
  • Geothermal
  • Berita
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
Home Regulasi

Pemerintah Optimalkan 23.742 MW Potensi Panas Bumi untuk Percepat Transisi Energi Bersih

Irfan Ardhiyanto by Irfan Ardhiyanto
8 November 2025
in Regulasi
A A
0
Pemerintah Optimalkan 23.742 MW Potensi Panas Bumi untuk Percepat Transisi Energi Bersih

Pemerintah mempercepat investasi panas bumi dengan penyederhanaan izin dan regulasi.(Foto:doc.Star Energy Geothermal)

Share Share ShareShareShare

Jakarta, Berita Geothermal – Pemerintah memperkuat langkah menuju kemandirian energi melalui percepatan pengembangan energi bersih, terutama dari sumber panas bumi atau geothermal. Potensi besar yang tersimpan di perut bumi Indonesia kini mulai dioptimalkan dengan penyederhanaan regulasi dan perizinan guna menarik lebih banyak investasi di sektor ini.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, arah pembangunan energi nasional semakin jelas, yaitu menuju transisi energi yang berkeadilan dan berkelanjutan.

“Di bawah Presiden Prabowo, tekad Indonesia menuju kemandirian energi semakin diperkuat melalui akselerasi energi baru terbarukan (EBT). Panas bumi kini menjadi pilar penting dalam transisi menuju ekonomi hijau dan target net zero emission (NZE) pada 2060 atau lebih cepat,” ujar Bahlil dalam acara Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2025 di Jakarta, Rabu (17/9).

RelatedPosts

Resmi Berlaku! PP 40/2025 Pasang Target EBT 72% di 2060, Panas Bumi Jadi Bagian Strategis Transisi Energi

EBTKE Rilis Pedoman Investasi Panas Bumi, Ini Tahapan Lengkap Pengembangan Proyek PLTP

Hasanuddin: PP Pemanfaatan Langsung Panas Bumi Kunci Pengembangan Wisata Berkelanjutan

Bahlil menegaskan, komitmen Indonesia terhadap Paris Agreement dan target NZE merupakan bentuk tanggung jawab moral untuk menyelamatkan bumi bagi generasi mendatang.

“Beberapa negara yang ikut menginisiasi Paris Agreement justru mulai mengendurkan komitmennya. Tapi Indonesia tidak. Dunia kini butuh pemimpin yang konsisten terhadap kesepakatan global,” katanya.

Indonesia memiliki potensi panas bumi sebesar 23.742 megawatt (MW), dengan kapasitas terpasang hingga September 2025 mencapai 2.744 MW atau 11,6 persen dari total potensi. Angka tersebut menempatkan Indonesia di posisi kedua dunia setelah Amerika Serikat yang memiliki 3.937 MW.

“Masih ada sekitar 90 persen potensi panas bumi yang belum dikelola. Ini adalah energi masa depan,” ujar Bahlil.

Sejak berdirinya PLTP Kamojang di Jawa Barat pada 1983, energi panas bumi telah memberi manfaat besar bagi masyarakat. Pemerintah kini fokus memangkas rantai birokrasi agar investor lebih mudah masuk.

“Salah satu yang tidak disukai investor adalah aturan berbelit. Karena itu, kami sederhanakan proses perizinan agar percepatan investasi di bidang geothermal bisa berjalan efektif,” kata Bahlil.

Untuk mendukung percepatan proyek, pemerintah menyiapkan jaringan transmisi baru sepanjang 48.000 kilometer sirkuit (kms) melalui Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034. Selain itu, harga jual listrik dari panas bumi juga telah ditetapkan secara kompetitif, yakni 9,5 sen dolar AS per kilowatt-hour (kWh) untuk 10 tahun pertama dan turun menjadi 7,5 sen dolar AS per kWh setelahnya.

“Dengan perhitungan yang efisien, delapan hingga sembilan tahun sudah bisa break even point. Setelah itu, tinggal panen panjang,” jelas Bahlil.

Panas bumi tak hanya menopang kebutuhan listrik rumah tangga, tetapi juga menjadi energi utama untuk hilirisasi industri dan pengembangan hidrogen hijau.

“Jadi tidak perlu ragu berinvestasi di geothermal. Pasarnya luas dan prospeknya besar,” tegas Bahlil.

Dalam RUPTL terbaru, pemerintah menargetkan penambahan kapasitas pembangkit sebesar 69,5 gigawatt (GW) hingga 2034, dengan porsi EBT mencapai 76 persen, di mana panas bumi ditargetkan menyumbang 5,2 GW.

Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi, menyebut proses perizinan kini jauh lebih cepat.

“Kalau dulu butuh waktu satu setengah tahun, sekarang izin bisa selesai dalam tujuh hari lewat sistem online single submission (OSS),” ujarnya.

Kementerian ESDM juga meluncurkan platform digital Geothermal Energy Information System (Genesis) sebagai one stop service untuk memudahkan investor mengakses data proyek, eksplorasi, hingga lelang wilayah kerja panas bumi (WKP).

“Melalui Genesis, daerah juga bisa berpartisipasi. UMKM lokal bisa ikut dalam usaha penunjang seperti keamanan, laundry, atau katering. Semua terintegrasi dalam sistem,” jelas Eniya.

Eniya berharap percepatan ini membawa Indonesia menyalip Amerika Serikat sebagai produsen listrik panas bumi terbesar di dunia dalam lima tahun ke depan.

“Posisi kita hanya kalah sedikit. Dengan percepatan ini, kita optimistis bisa jadi nomor satu dunia,” katanya.

Selain mendukung transisi energi, pengembangan panas bumi juga berkontribusi terhadap ketahanan pangan dan ekonomi daerah. Di PLTP Kamojang dan Lahendong, misalnya, panas bumi dimanfaatkan untuk sterilisasi bibit, pengeringan kopi ekspor, hingga pembasmian hama pertanian.

Di Ulubelu, Lampung, panas bumi bahkan menyulap dataran tinggi menjadi sentra pertanian melon.

“Dengan energi panas bumi dari PGE Ulubelu, melon bisa tumbuh subur meski di suhu dingin. Sekali panen bisa 1,5 ton, nilainya mencapai Rp40 juta,” ujar Edi Yansyah, Ketua Kelompok Tani Ulubelu Farm.

Kementerian ESDM mencatat, bonus produksi panas bumi yang disalurkan ke daerah penghasil mencapai lebih dari Rp1 triliun dalam sepuluh tahun terakhir, termasuk tambahan PAD sekitar Rp1,5 miliar dari PLTP Ijen.

“Pendapatan daerah yang kecil pun bisa terbantu dari sektor panas bumi,” ucap Eniya.

Wakil Ketua Komite Tetap Energi Baru Terbarukan Kadin Indonesia, Feiral Rizky Batubara, menilai langkah pemerintah sudah tepat.

“Komitmen pemerintah sangat jelas. EBT tidak bisa mundur. PLN dan ESDM sudah menyiapkan infrastruktur energi bersih, termasuk panas bumi,” ujar Feiral.

Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE), Julfi Hadi, menambahkan, dunia kini tidak lagi sekadar menghadapi perubahan iklim, melainkan bencana iklim (climate catastrophe).

“Panas bumi adalah sumber energi lokal yang stabil dan tersebar di seluruh Indonesia. Kalau di Timur Tengah punya minyak dan gas, Indonesia punya panas bumi,” kata Julfi.

Julfi menegaskan, karena sifatnya yang tidak tergantung cuaca, panas bumi menjadi energi paling berkelanjutan untuk mendorong ketahanan energi nasional.

“Panas bumi punya potensi besar menjadi penggerak utama transisi energi Indonesia,” tutupnya.

Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritageothermal.com klik di sini

ShareSendSharePinSend
Previous Post

Dirut PGE Julfi Hadi Targetkan 1 GW Panas Bumi pada 2030, Indonesia Siap Pimpin Energi Hijau Dunia

Next Post

Star Energy Geothermal Hasilkan 651 MW Energi Bersih, Perluas Proyek ke Maluku Utara dan Lampung

Related Posts

Resmi Berlaku! PP 40/2025 Pasang Target EBT 72% di 2060, Panas Bumi Jadi Bagian Strategis Transisi Energi

Resmi Berlaku! PP 40/2025 Pasang Target EBT 72% di 2060, Panas Bumi Jadi Bagian Strategis Transisi Energi

26 Februari 2026
EBTKE Rilis Pedoman Investasi Panas Bumi, Ini Tahapan Lengkap Pengembangan Proyek PLTP

EBTKE Rilis Pedoman Investasi Panas Bumi, Ini Tahapan Lengkap Pengembangan Proyek PLTP

25 Februari 2026
Wisata Air Panas Bogor, Jawa Barat

Hasanuddin: PP Pemanfaatan Langsung Panas Bumi Kunci Pengembangan Wisata Berkelanjutan

4 Februari 2026
Belum Juga Beroperasi, PLTP Mataloko Sudah Bawa Harapan dan Manfaat Nyata bagi Warga Ngada

Permudah Pendaftaran Kemitraan Proyek Panas Bumi, Ditjen EBTKE Luncurkan RUP Online

31 Juli 2025
Rincian Data Kapasitas Terpasang EBT dalam Bauran Energi Nasional, Simak Posisi Panas Bumi

Luas Wilayah Kerja Panas Bumi akan Direvisi, Pengusaha Lokal Didorong Jadi Bagian Rantai Suplai

11 Juli 2025
Listrik Hijau Panas Bumi PGE Terangi Lebih dari 2 Juta Rumah, Dorong Transisi Energi Bersih Nasional

Menuju IRR 11 Persen, Pemerintah Susun Reformasi Besar Perpajakan Panas Bumi

9 Juli 2025
Next Post
Star Energy Geothermal Hasilkan 651 MW Energi Bersih, Perluas Proyek ke Maluku Utara dan Lampung

Star Energy Geothermal Hasilkan 651 MW Energi Bersih, Perluas Proyek ke Maluku Utara dan Lampung

Ekonom INDEF: Energi Panas Bumi Dongkrak Ekonomi Nasional, PGE Targetkan 1,8 GW pada 2033

Ekonom INDEF: Energi Panas Bumi Dongkrak Ekonomi Nasional, PGE Targetkan 1,8 GW pada 2033

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Babak Baru Proyek Panas Bumi Baturaden, Futura Energi Masuk Lewat Ardhantara

Babak Baru Proyek Panas Bumi Baturaden, Futura Energi Masuk Lewat Ardhantara

22 Agustus 2025
Profil Fifi Setiawaty Pangestu, Menantu Taipan Prajogo Pangestu dan Bos Bakti Barito Foundation

Profil Fifi Setiawaty Pangestu, Menantu Taipan Prajogo Pangestu dan Bos Bakti Barito Foundation

16 Februari 2025
Tujuh Perusahaan Operator Panas Bumi di Indonesia Beserta Daftar Pembangkit dan Kapasitasnya

Tujuh Perusahaan Operator Panas Bumi di Indonesia Beserta Daftar Pembangkit dan Kapasitasnya

7 Februari 2025
Kementerian ESDM Gelar Market Sounding PSPE Panas Bumi untuk 11 Lapangan Potensial

Pemerintah Lelang 11 PSPE dan 10 WKP Panas Bumi Lewat Platform GENESIS

26 Mei 2025
PT Supreme Energy

PT Supreme Energy Genjot Pengembangan PLTP Muara Laboh di Lampung Selatan

Pertamina Geothermal Energi berhasil optimalkan panas bumi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat

PGE Berhasil Optimalkan Energi Panas Bumi, Menjaga Ekosistem dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Lima Perusahaan Panas Bumi Peroleh Proper Emas 2024 KLH, Berikut Ini Daftarnya

Lima Perusahaan Panas Bumi Peroleh Proper Emas 2024 KLH, Berikut Ini Daftarnya

Direktur Utama PGE, Julfi Hadi saat menerima Penghargaan Proper Emas dari KLH untuk PGE Area Kamojang dan Ulubelu

PGE Raih PROPER Emas ke-14 Berturut-turut, Pengelolaan Green Ecosystem Berdampak Nyata bagi Lingkungan dan Masyarakat

Berdiri Sejak 1995, Pusat Studi Geothermal UGM Jadi Motor Riset Panas Bumi Nasional

Berdiri Sejak 1995, Pusat Studi Geothermal UGM Jadi Motor Riset Panas Bumi Nasional

3 Maret 2026
PGEO Bawa Teknologi Panas Bumi Flow2Max ke Filipina, Target Pemasangan Juni 2026

PGEO Bawa Teknologi Panas Bumi Flow2Max ke Filipina, Target Pemasangan Juni 2026

3 Maret 2026
Seabad Perjalanan SLB: Dari Pemetaan Bawah Tanah hingga Pengembangan Energi Panas Bumi Dunia

Seabad Perjalanan SLB: Dari Pemetaan Bawah Tanah hingga Pengembangan Energi Panas Bumi Dunia

2 Maret 2026
Sarulla Target Mulai Pengeboran Panas Bumi Juli 2026, Target Ekspansi dari 330 MW ke 1.000 MW

Sarulla Target Mulai Pengeboran Panas Bumi Juli 2026, Target Ekspansi dari 330 MW ke 1.000 MW

2 Maret 2026

Recent News

Berdiri Sejak 1995, Pusat Studi Geothermal UGM Jadi Motor Riset Panas Bumi Nasional

Berdiri Sejak 1995, Pusat Studi Geothermal UGM Jadi Motor Riset Panas Bumi Nasional

3 Maret 2026
PGEO Bawa Teknologi Panas Bumi Flow2Max ke Filipina, Target Pemasangan Juni 2026

PGEO Bawa Teknologi Panas Bumi Flow2Max ke Filipina, Target Pemasangan Juni 2026

3 Maret 2026
Seabad Perjalanan SLB: Dari Pemetaan Bawah Tanah hingga Pengembangan Energi Panas Bumi Dunia

Seabad Perjalanan SLB: Dari Pemetaan Bawah Tanah hingga Pengembangan Energi Panas Bumi Dunia

2 Maret 2026
Sarulla Target Mulai Pengeboran Panas Bumi Juli 2026, Target Ekspansi dari 330 MW ke 1.000 MW

Sarulla Target Mulai Pengeboran Panas Bumi Juli 2026, Target Ekspansi dari 330 MW ke 1.000 MW

2 Maret 2026
Berita Geothermal

beritageothermal.com merupakan media yang berfokus pada peliputan, analisis, dan kajian potensi panas bumi (geothermal) berbasis data dan kebijakan.

Alamat:
Jalan Proklamasi No. 68 2 Pegangsaan, Menteng Kota Jakarta Pusat Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10320 | Email: redaksi@beritageothermal.com

Follow Us

Berita Geothermal

kabariku.com | sorotmerahputih.com

  • About
  • Redaksi
  • Contact
  • Privacy & Policy

© 2025 Berita Geothermal - Kumpulan Berita Geothermal | Crafted with power by WebIndoStudio

No Result
View All Result
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini

© 2025 Berita Geothermal - Kumpulan Berita Geothermal | Crafted with power by WebIndoStudio

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In