Berita Geothermal — Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah memiliki perhatian khusus terhadap energi panas bumi. Awal Agustus lalu, Mahyeldi menggelar pertemuan dengan sejumlah pengembang panas bumi.
Dalam kesempatan itu, ia menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan energi panas bumi (geothermal) yang disebutnya sebagai “harta karun energi” daerah.
“Potensi panas bumi di Sumatera Barat sangat besar. Kita harus mengelolanya secara bijak agar bisa menjadi motor pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus mendukung transisi menuju energi bersih,” tegas Mahyeldi.
Potensi energi panas bumi di Sumatera Barat memang melimpah. Bahkan, provinsi ini telah memiliki Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Muara Laboh di Kabupaten Solok Selatan.
Berdasarkan Buku Potensi Panas Bumi 2017, cadangan panas bumi di Sumbar mencapai 1.196 megawatt (MW) yang tersebar di 15 titik. Dari jumlah tersebut, tiga titik telah ditetapkan sebagai Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP), sementara sisanya masih berstatus potensi.
Berikut ini sebaran panas bumi di Sumatera Barat
- WKP Bonjol (Kabupaten Pasaman)
o SK Menteri ESDM No. 1150 K/30/MEM/2011 (21-04-2011).
o Sumber daya hipotesis: 140 MW, cadangan terduga: 200 MW.
o Rencana pengembangan: 60 MW pada 2025.
o Pengelola: Medco Energy. - WKP Gunung Talang – Bukit Kili (Kabupaten Solok)
o SK Menteri ESDM No. 2777 K/30/MEM/2014 (03-06-2014).
o Sumber daya hipotesis: 24 MW, cadangan terduga: 66 MW.
o Rencana pengembangan: 20 MW.
o Pengelola: PT Hitay Daya Energi. - WKP Liki Pinangawan – Muara Laboh (Kabupaten Solok Selatan)
o SK Menteri ESDM No. 4112 K/30/MEM/2014 (24-11-2014).
o Izin pengusahaan: PT Supreme Energy Muara Laboh.
o Saat ini telah beroperasi sebagai PLTP. - Potensi Cubadak (Pasaman Barat) – Cadangan terduga 70 MW.
- Potensi Kota Baru Merapi (Agam) – Sumber daya spekulatif 25 MW.
- Potensi Lubuk Sikaping (Pasaman) – Sumber daya spekulatif 100 MW.
- Potensi Maninjau (Agam) – Sumber daya spekulatif 25 MW.
- Potensi Panti (Pasaman) – Cadangan terduga 25 MW.
- Potensi Pariangan (Tanah Datar) – Hipotesis 25 MW, cadangan terduga 31 MW.
- Potensi Simisuh (Pasaman) – Hipotesis 40 MW, cadangan terduga 57 MW.
- Potensi Situjuah (Lima Puluh Kota) – Sumber daya spekulatif 25 MW.
- Potensi Sumani (Solok) – Spekulatif 48 MW, cadangan terduga 52 MW.
- Potensi Surian (Solok) – Sumber daya spekulatif 75 MW.
- Potensi Talago Biru (Tanah Datar) – Sumber daya hipotesis 27 MW.
- Potensi Talu (Pasaman Barat) – Sumber daya hipotesis 8 MW.
Dengan potensi besar yang dimiliki, Sumatera Barat berpeluang menjadi salah satu pusat energi bersih nasional.***
Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritageothermal.com klik di sini




















