• About
  • Redaksi
  • Contact
  • Privacy & Policy
Senin, Juli 6, 2026
  • Login
Berita Geothermal
No Result
View All Result
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
No Result
View All Result
Berita Geothermal
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
No Result
View All Result
Berita Geothermal
  • Geothermal
  • Berita
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
Home Berita

PGE Kantongi Pendanaan Global Rp7,6 Triliun, Tiga Proyek Panas Bumi Masuk Green Book 2026

Irfan Ardhiyanto by Irfan Ardhiyanto
6 Juli 2026
in Berita
A A
0
PGE Kantongi Pendanaan Global Rp7,6 Triliun, Tiga Proyek Panas Bumi Masuk Green Book 2026
Share Share ShareShareShare

Jakarta, Beritageothermal.com – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) memperkuat langkah ekspansi energi bersih setelah tiga proyek strategis panas bumi miliknya resmi memperoleh komitmen pendanaan internasional senilai US$477,87 juta atau sekitar Rp7,6 triliun. Pendanaan tersebut diperoleh setelah proyek-proyek PGE masuk dalam Green Book 2026 yang diterbitkan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

Masuknya tiga proyek tersebut ke dalam daftar prioritas pinjaman luar negeri menjadi sinyal meningkatnya kepercayaan lembaga pendanaan internasional terhadap kesiapan proyek panas bumi yang dikembangkan PGE. Selain membuka akses pembiayaan, status tersebut juga memperkuat posisi perseroan dalam mempercepat pengembangan energi terbarukan di Indonesia.

Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energy Tbk, Ahmad Yani, mengatakan masuknya proyek-proyek PGE ke Green Book 2026 menjadi pengakuan bahwa proyek perusahaan telah siap memasuki tahap pengembangan berikutnya di tengah meningkatnya kebutuhan energi bersih dan tantangan ketahanan energi global.

RelatedPosts

Pengamat Feiral Rizky Batubara: Panas Bumi Jadi Solusi Cegah Blackout Nasional

PGE Targetkan Tambahan Kapasitas Panas Bumi 1 GW pada 2028, Potensi 3 GW Siap Dikembangkan

PGE Sabet ESG Leadership Award 2026, Bukti Komitmen Energi Panas Bumi Berkelanjutan Diakui Dunia

“Kami melihat kinerja positif yang dibukukan Perseroan semakin memperkuat kepercayaan berbagai investor terhadap prospek bisnis dan pengembangan proyek-proyek PGE,” ujar Ahmad Yani dalam keterangannya, Senin (6/7/2026).

Ia menambahkan, pencapaian tersebut tidak hanya memperluas peluang memperoleh pembiayaan dari lembaga internasional, tetapi juga meningkatkan daya tarik proyek PGE di mata calon investor dan mitra strategis.

“Kami melihat kinerja positif yang dibukukan Perseroan semakin memperkuat kepercayaan berbagai investor terhadap prospek bisnis dan pengembangan proyek-proyek PGE. Selain membuka peluang akses terhadap berbagai sumber pendanaan internasional yang dapat mendukung percepatan realisasi proyek, pencapaian ini juga meningkatkan visibilitas dan daya tarik proyek-proyek Perseroan di mata calon mitra strategis maupun lembaga pendanaan global,” kata Ahmad Yani.

Tiga Proyek Dapat Pendanaan Internasional

Komitmen pendanaan tersebut dialokasikan untuk tiga proyek pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) yang menjadi prioritas pengembangan PGE.

Dua proyek berada di PLTP Lumut Balai, Sumatera Selatan, yakni Unit 3 berkapasitas 55 megawatt dengan pendanaan sebesar US$158,86 juta dari Japan International Cooperation Agency (JICA) serta Unit 4 berkapasitas 55 megawatt senilai US$148,97 juta dari lembaga yang sama.

Sementara itu, proyek PLTP Lahendong Unit 7 dan Unit 8 di Sulawesi Utara berkapasitas 50 megawatt memperoleh komitmen pendanaan sebesar US$170,04 juta dari World Bank.

Skema pembiayaan yang digunakan merupakan pinjaman konsesional dengan bunga lebih rendah dan tenor lebih panjang dibanding pembiayaan komersial. Model pendanaan tersebut diharapkan mampu menekan biaya modal sekaligus mendukung target operasi komersial proyek pada periode 2030 hingga 2032.

Selain memperkuat struktur pendanaan perusahaan, pengembangan ketiga proyek tersebut juga menjadi bagian dari strategi PGE untuk meningkatkan kapasitas terpasang panas bumi hingga mencapai 3 gigawatt dalam jangka panjang.

Beroperasinya PLTP Lumut Balai Unit 3 dan 4 serta penambahan kapasitas PLTP Lahendong diproyeksikan mampu meningkatkan kontribusi listrik bersih di wilayah operasional dari sekitar 30 persen menjadi 40 persen sebagai bagian dari percepatan transisi energi nasional.

Laba Bersih Melonjak 40 Persen

Di tengah ekspansi proyek, PGE juga membukukan pertumbuhan kinerja keuangan pada kuartal I 2026.

Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai US$43,91 juta atau meningkat sekitar 40 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar US$31,37 juta.

Pendapatan usaha juga tumbuh 14,8 persen menjadi US$116,55 juta dari sebelumnya US$101,50 juta.

Meski beban pokok penjualan meningkat menjadi US$48,98 juta, laba bruto perseroan tetap naik menjadi US$67,57 juta dari US$58,68 juta pada periode yang sama tahun lalu.

Dari sisi neraca, total aset PGE hingga 31 Maret 2026 tercatat sebesar US$3,05 miliar, meningkat dibanding posisi akhir 2025 sebesar US$3,03 miliar.

Pada saat yang sama, liabilitas perusahaan turun menjadi US$964,73 juta dari sebelumnya US$988,88 juta. Sementara ekuitas meningkat menjadi US$2,09 miliar dari US$2,04 miliar.

Capaian tersebut memperkuat optimisme PGE dalam mempercepat pengembangan proyek panas bumi sekaligus memperbesar kontribusi energi baru terbarukan untuk mendukung ketahanan energi dan target transisi energi Indonesia.

Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritageothermal.com klik di sini

Tags: BappenasEnergi Panas BumiGreen Book 2026JICApendanaan internasionalPertamina Geothermal EnergyPGEPGEOPLTP LahendongPLTP Lumut Balaiproyek panas bumiWorld Bank
ShareSendSharePinSend
Previous Post

PGE Kenalkan Kopi Canaya, Panas Bumi Kamojang Percepat Pengeringan dari 40 Hari Jadi 3-10 Hari

Related Posts

Pengamat Feiral Rizky Batubara: Panas Bumi Jadi Solusi Cegah Blackout Nasional

Pengamat Feiral Rizky Batubara: Panas Bumi Jadi Solusi Cegah Blackout Nasional

3 Juli 2026
PGE Targetkan Tambahan Kapasitas Panas Bumi 1 GW pada 2028, Potensi 3 GW Siap Dikembangkan

PGE Targetkan Tambahan Kapasitas Panas Bumi 1 GW pada 2028, Potensi 3 GW Siap Dikembangkan

30 Juni 2026
PGE Sabet ESG Leadership Award 2026, Bukti Komitmen Energi Panas Bumi Berkelanjutan Diakui Dunia

PGE Sabet ESG Leadership Award 2026, Bukti Komitmen Energi Panas Bumi Berkelanjutan Diakui Dunia

27 Juni 2026
Geopolitik Memanas, DEN Siapkan Strategi Jaga Pasokan Energi Nasional

Geopolitik Memanas, DEN Siapkan Strategi Jaga Pasokan Energi Nasional

19 Juni 2026
Pertamina Drilling Rayakan Usia 18 Tahun, Fokus pada Green Drilling dan Transisi Energi

Pertamina Drilling Rayakan Usia 18 Tahun, Fokus pada Green Drilling dan Transisi Energi

19 Juni 2026
PGE Borong 6 Penghargaan APQA 2026, Bukti Inovasi Panas Bumi Kian Moncer

PGE Borong 6 Penghargaan APQA 2026, Bukti Inovasi Panas Bumi Kian Moncer

18 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Geothermal

beritageothermal.com merupakan media yang berfokus pada peliputan, analisis, dan kajian potensi panas bumi (geothermal) berbasis data dan kebijakan.

Alamat:
Jalan Proklamasi No. 68 2 Pegangsaan, Menteng Kota Jakarta Pusat Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10320 | Email: redaksi@beritageothermal.com

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Profil Fifi Setiawaty Pangestu, Menantu Taipan Prajogo Pangestu dan Bos Bakti Barito Foundation

Profil Fifi Setiawaty Pangestu, Menantu Taipan Prajogo Pangestu dan Bos Bakti Barito Foundation

16 Februari 2025
Babak Baru Proyek Panas Bumi Baturaden, Futura Energi Masuk Lewat Ardhantara

Babak Baru Proyek Panas Bumi Baturaden, Futura Energi Masuk Lewat Ardhantara

22 Agustus 2025
Tujuh Perusahaan Operator Panas Bumi di Indonesia Beserta Daftar Pembangkit dan Kapasitasnya

Tujuh Perusahaan Operator Panas Bumi di Indonesia Beserta Daftar Pembangkit dan Kapasitasnya

7 Februari 2025
PLTP Patuha Membangun Indonesia dengan Energi Hijau

Daftar Lengkap 11 Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) di Jawa Barat Serta Detilnya

5 Maret 2025
PT Supreme Energy

PT Supreme Energy Genjot Pengembangan PLTP Muara Laboh di Lampung Selatan

Pertamina Geothermal Energi berhasil optimalkan panas bumi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat

PGE Berhasil Optimalkan Energi Panas Bumi, Menjaga Ekosistem dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Lima Perusahaan Panas Bumi Peroleh Proper Emas 2024 KLH, Berikut Ini Daftarnya

Lima Perusahaan Panas Bumi Peroleh Proper Emas 2024 KLH, Berikut Ini Daftarnya

Direktur Utama PGE, Julfi Hadi saat menerima Penghargaan Proper Emas dari KLH untuk PGE Area Kamojang dan Ulubelu

PGE Raih PROPER Emas ke-14 Berturut-turut, Pengelolaan Green Ecosystem Berdampak Nyata bagi Lingkungan dan Masyarakat

PGE Kantongi Pendanaan Global Rp7,6 Triliun, Tiga Proyek Panas Bumi Masuk Green Book 2026

PGE Kantongi Pendanaan Global Rp7,6 Triliun, Tiga Proyek Panas Bumi Masuk Green Book 2026

6 Juli 2026
PGE Kenalkan Kopi Canaya, Panas Bumi Kamojang Percepat Pengeringan dari 40 Hari Jadi 3-10 Hari

PGE Kenalkan Kopi Canaya, Panas Bumi Kamojang Percepat Pengeringan dari 40 Hari Jadi 3-10 Hari

6 Juli 2026
Pengamat Feiral Rizky Batubara: Panas Bumi Jadi Solusi Cegah Blackout Nasional

Pengamat Feiral Rizky Batubara: Panas Bumi Jadi Solusi Cegah Blackout Nasional

3 Juli 2026
Kemenpora Gandeng Kementerian ESDM Kampanyekan Energi Panas Bumi Lewat Sepak Bola

Kemenpora Gandeng Kementerian ESDM Kampanyekan Energi Panas Bumi Lewat Sepak Bola

1 Juli 2026

Recent News

PGE Kantongi Pendanaan Global Rp7,6 Triliun, Tiga Proyek Panas Bumi Masuk Green Book 2026

PGE Kantongi Pendanaan Global Rp7,6 Triliun, Tiga Proyek Panas Bumi Masuk Green Book 2026

6 Juli 2026
PGE Kenalkan Kopi Canaya, Panas Bumi Kamojang Percepat Pengeringan dari 40 Hari Jadi 3-10 Hari

PGE Kenalkan Kopi Canaya, Panas Bumi Kamojang Percepat Pengeringan dari 40 Hari Jadi 3-10 Hari

6 Juli 2026
Pengamat Feiral Rizky Batubara: Panas Bumi Jadi Solusi Cegah Blackout Nasional

Pengamat Feiral Rizky Batubara: Panas Bumi Jadi Solusi Cegah Blackout Nasional

3 Juli 2026
Kemenpora Gandeng Kementerian ESDM Kampanyekan Energi Panas Bumi Lewat Sepak Bola

Kemenpora Gandeng Kementerian ESDM Kampanyekan Energi Panas Bumi Lewat Sepak Bola

1 Juli 2026

Follow Us

Berita Geothermal

kabariku.com | sorotmerahputih.com | DJITUBERITA.COM

  • About
  • Redaksi
  • Contact
  • Privacy & Policy

© 2025 Berita Geothermal - Kumpulan Berita Geothermal | Crafted with power by WebIndoStudio

No Result
View All Result
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini

© 2025 Berita Geothermal - Kumpulan Berita Geothermal | Crafted with power by WebIndoStudio

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In