• About
  • Redaksi
  • Contact
  • Privacy & Policy
Jumat, Juli 3, 2026
  • Login
Berita Geothermal
No Result
View All Result
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
No Result
View All Result
Berita Geothermal
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
No Result
View All Result
Berita Geothermal
  • Geothermal
  • Berita
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
Home Berita

Ali Ashat Sarankan Pendekatan Low Footprint untuk Proyek Geothermal Gunung Gede Pangrango

Irfan Ardhiyanto by Irfan Ardhiyanto
16 Maret 2026
in Berita
A A
0
Ali Ashat Sarankan Pendekatan Low Footprint untuk Proyek Geothermal Gunung Gede Pangrango

Rencana panas bumi Gunung Gede Pangrango Cianjur memicu diskusi warga. Pakar ITB soroti kajian geologi dan dampak lingkungan.(foto:Istimewa)

Share Share ShareShareShare

Cianjur, Berita Geothermal – Wacana pemanfaatan energi panas bumi di kawasan Gunung Gede Pangrango, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mulai menjadi perbincangan di kalangan masyarakat setempat. Proyek energi terbarukan yang sedang direncanakan itu dinilai memiliki potensi besar, namun di sisi lain juga memunculkan sejumlah kekhawatiran terkait dampaknya terhadap lingkungan dan kawasan konservasi.

Topik tersebut dibahas dalam sebuah forum diskusi yang digelar warga Kecamatan Pacet di Vila 45 Cipendawa. Pertemuan yang berlangsung menjelang waktu berbuka puasa itu menghadirkan pakar panas bumi dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Ali Ashat, untuk menjelaskan berbagai aspek teknis dan lingkungan dari rencana proyek geothermal tersebut.

Ali menjelaskan bahwa informasi awal mengenai potensi panas bumi biasanya hanya memberikan gambaran umum pada tingkat regional. Data tersebut belum cukup untuk menentukan secara pasti lokasi pengeboran sumber energi panas bumi.

RelatedPosts

PGE Targetkan Tambahan Kapasitas Panas Bumi 1 GW pada 2028, Potensi 3 GW Siap Dikembangkan

PGE Sabet ESG Leadership Award 2026, Bukti Komitmen Energi Panas Bumi Berkelanjutan Diakui Dunia

Geopolitik Memanas, DEN Siapkan Strategi Jaga Pasokan Energi Nasional

Menurutnya, untuk menetapkan titik eksplorasi yang akurat diperlukan penelitian lanjutan yang jauh lebih rinci. Proses tersebut mencakup kajian geologi mendalam serta pengeboran eksplorasi guna memastikan keberadaan sumber panas bumi di bawah permukaan.

Ia menambahkan, proyek panas bumi tidak hanya berkaitan dengan potensi energi, tetapi juga harus mempertimbangkan berbagai tantangan yang menyertainya.

“Selain beban biaya dan aspek teknis, dampak terhadap ekosistem menjadi poin krusial yang tidak boleh terabaikan,” dikutip, Senin (16/3/2026).

Ali juga menyinggung kemungkinan dampak pembangunan infrastruktur pendukung proyek, seperti akses jalan menuju lokasi pengeboran. Jika tidak dirancang dengan cermat, pembangunan tersebut berpotensi memicu fragmentasi habitat yang dapat memengaruhi keseimbangan lingkungan, terutama di wilayah yang berdekatan dengan kawasan konservasi.

Untuk mengurangi dampak tersebut, ia menyarankan pendekatan low footprint geothermal development. Konsep ini menekankan pembangunan yang meminimalkan pembukaan lahan, dilakukan secara bertahap, serta disertai pemantauan lingkungan yang ketat.

Selain persoalan lingkungan, Ali juga menanggapi kekhawatiran masyarakat mengenai potensi gempa kecil yang dapat dipicu oleh aktivitas panas bumi atau yang dikenal sebagai induced seismicity.

Ia menjelaskan bahwa gempa yang berkaitan dengan aktivitas geothermal umumnya berskala kecil dan tidak menimbulkan kerusakan. Fenomena ini berbeda dengan gempa tektonik alami yang sering terjadi di Indonesia.

Sementara itu, analis Rumah Bersama Urang Cianjur (RBUC), Ridwan Marcell, menilai pentingnya keterbukaan informasi ilmiah kepada masyarakat terkait rencana proyek tersebut.

Menurut Ridwan, diskusi antara masyarakat, pemerintah, dan para ahli perlu terus dilakukan agar setiap tahapan proyek dapat dipahami secara jelas oleh warga.

Ia juga menyebut masih ada sejumlah kekhawatiran yang disampaikan masyarakat, terutama terkait potensi dampak terhadap sumber air serta mekanisme pengawasan proyek ke depan.

Karena itu, Ridwan berharap forum dialog semacam ini tidak berhenti pada satu pertemuan saja. Warga di sekitar kawasan Gunung Gede Pangrango, menurutnya, masih membutuhkan ruang diskusi yang lebih luas untuk menyampaikan aspirasi dan mendapatkan penjelasan yang lebih komprehensif mengenai rencana pengembangan panas bumi di wilayah tersebut.

Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritageothermal.com klik di sini

Tags: Ali Ashat ITB geothermaldampak lingkungan geothermalgeothermal Pacet Cianjurpanas bumi Gunung Gede Pangrangoproyek geothermal Cianjurproyek panas bumi Jawa Baratrencana panas bumi Gunung Gede
ShareSendSharePinSend
Previous Post

Tracon Industri Tuntaskan Proyek Pipa Panas Bumi Kamojang Lebih Cepat dari Target

Next Post

Aktivis Lingkungan Deli Ingatkan Pentingnya Panas Bumi dan Energi Terbarukan untuk Masa Depan Lingkungan

Related Posts

PGE Targetkan Tambahan Kapasitas Panas Bumi 1 GW pada 2028, Potensi 3 GW Siap Dikembangkan

PGE Targetkan Tambahan Kapasitas Panas Bumi 1 GW pada 2028, Potensi 3 GW Siap Dikembangkan

30 Juni 2026
PGE Sabet ESG Leadership Award 2026, Bukti Komitmen Energi Panas Bumi Berkelanjutan Diakui Dunia

PGE Sabet ESG Leadership Award 2026, Bukti Komitmen Energi Panas Bumi Berkelanjutan Diakui Dunia

27 Juni 2026
Geopolitik Memanas, DEN Siapkan Strategi Jaga Pasokan Energi Nasional

Geopolitik Memanas, DEN Siapkan Strategi Jaga Pasokan Energi Nasional

19 Juni 2026
Pertamina Drilling Rayakan Usia 18 Tahun, Fokus pada Green Drilling dan Transisi Energi

Pertamina Drilling Rayakan Usia 18 Tahun, Fokus pada Green Drilling dan Transisi Energi

19 Juni 2026
PGE Borong 6 Penghargaan APQA 2026, Bukti Inovasi Panas Bumi Kian Moncer

PGE Borong 6 Penghargaan APQA 2026, Bukti Inovasi Panas Bumi Kian Moncer

18 Juni 2026
API Bersiap Gelar IIGCE 2026, Geothermal Diproyeksi Jadi Tulang Punggung Swasembada Energi Nasional

API Bersiap Gelar IIGCE 2026, Geothermal Diproyeksi Jadi Tulang Punggung Swasembada Energi Nasional

11 Juni 2026
Next Post
Aktivis Lingkungan Deli Ingatkan Pentingnya Panas Bumi dan Energi Terbarukan untuk Masa Depan Lingkungan

Aktivis Lingkungan Deli Ingatkan Pentingnya Panas Bumi dan Energi Terbarukan untuk Masa Depan Lingkungan

Menelusuri Jejak Pertamina Drilling: Dari Hulu Migas hingga Penguatan Panas Bumi Indonesia

Menelusuri Jejak Pertamina Drilling: Dari Hulu Migas hingga Penguatan Panas Bumi Indonesia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Geothermal

beritageothermal.com merupakan media yang berfokus pada peliputan, analisis, dan kajian potensi panas bumi (geothermal) berbasis data dan kebijakan.

Alamat:
Jalan Proklamasi No. 68 2 Pegangsaan, Menteng Kota Jakarta Pusat Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10320 | Email: redaksi@beritageothermal.com

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Profil Fifi Setiawaty Pangestu, Menantu Taipan Prajogo Pangestu dan Bos Bakti Barito Foundation

Profil Fifi Setiawaty Pangestu, Menantu Taipan Prajogo Pangestu dan Bos Bakti Barito Foundation

16 Februari 2025
Babak Baru Proyek Panas Bumi Baturaden, Futura Energi Masuk Lewat Ardhantara

Babak Baru Proyek Panas Bumi Baturaden, Futura Energi Masuk Lewat Ardhantara

22 Agustus 2025
Tujuh Perusahaan Operator Panas Bumi di Indonesia Beserta Daftar Pembangkit dan Kapasitasnya

Tujuh Perusahaan Operator Panas Bumi di Indonesia Beserta Daftar Pembangkit dan Kapasitasnya

7 Februari 2025
PLTP Patuha Membangun Indonesia dengan Energi Hijau

Daftar Lengkap 11 Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) di Jawa Barat Serta Detilnya

5 Maret 2025
PT Supreme Energy

PT Supreme Energy Genjot Pengembangan PLTP Muara Laboh di Lampung Selatan

Pertamina Geothermal Energi berhasil optimalkan panas bumi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat

PGE Berhasil Optimalkan Energi Panas Bumi, Menjaga Ekosistem dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Lima Perusahaan Panas Bumi Peroleh Proper Emas 2024 KLH, Berikut Ini Daftarnya

Lima Perusahaan Panas Bumi Peroleh Proper Emas 2024 KLH, Berikut Ini Daftarnya

Direktur Utama PGE, Julfi Hadi saat menerima Penghargaan Proper Emas dari KLH untuk PGE Area Kamojang dan Ulubelu

PGE Raih PROPER Emas ke-14 Berturut-turut, Pengelolaan Green Ecosystem Berdampak Nyata bagi Lingkungan dan Masyarakat

Kemenpora Gandeng Kementerian ESDM Kampanyekan Energi Panas Bumi Lewat Sepak Bola

Kemenpora Gandeng Kementerian ESDM Kampanyekan Energi Panas Bumi Lewat Sepak Bola

1 Juli 2026
PLN Ajak Warga Halmahera Selatan Kunjungi PLTP Lahendong, Kenalkan Manfaat Energi Panas Bumi

PLN Ajak Warga Halmahera Selatan Kunjungi PLTP Lahendong, Kenalkan Manfaat Energi Panas Bumi

1 Juli 2026
PGE Lumut Balai Tanam 2.218 Pohon, Perkuat Kelestarian Hutan demi Jaga Energi Panas Bumi

PGE Lumut Balai Tanam 2.218 Pohon, Perkuat Kelestarian Hutan demi Jaga Energi Panas Bumi

30 Juni 2026
PGE Targetkan Tambahan Kapasitas Panas Bumi 1 GW pada 2028, Potensi 3 GW Siap Dikembangkan

PGE Targetkan Tambahan Kapasitas Panas Bumi 1 GW pada 2028, Potensi 3 GW Siap Dikembangkan

30 Juni 2026

Recent News

Kemenpora Gandeng Kementerian ESDM Kampanyekan Energi Panas Bumi Lewat Sepak Bola

Kemenpora Gandeng Kementerian ESDM Kampanyekan Energi Panas Bumi Lewat Sepak Bola

1 Juli 2026
PLN Ajak Warga Halmahera Selatan Kunjungi PLTP Lahendong, Kenalkan Manfaat Energi Panas Bumi

PLN Ajak Warga Halmahera Selatan Kunjungi PLTP Lahendong, Kenalkan Manfaat Energi Panas Bumi

1 Juli 2026
PGE Lumut Balai Tanam 2.218 Pohon, Perkuat Kelestarian Hutan demi Jaga Energi Panas Bumi

PGE Lumut Balai Tanam 2.218 Pohon, Perkuat Kelestarian Hutan demi Jaga Energi Panas Bumi

30 Juni 2026
PGE Targetkan Tambahan Kapasitas Panas Bumi 1 GW pada 2028, Potensi 3 GW Siap Dikembangkan

PGE Targetkan Tambahan Kapasitas Panas Bumi 1 GW pada 2028, Potensi 3 GW Siap Dikembangkan

30 Juni 2026

Follow Us

Berita Geothermal

kabariku.com | sorotmerahputih.com | DJITUBERITA.COM

  • About
  • Redaksi
  • Contact
  • Privacy & Policy

© 2025 Berita Geothermal - Kumpulan Berita Geothermal | Crafted with power by WebIndoStudio

No Result
View All Result
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini

© 2025 Berita Geothermal - Kumpulan Berita Geothermal | Crafted with power by WebIndoStudio

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In