• About
  • Redaksi
  • Contact
  • Privacy & Policy
Sabtu, Juli 11, 2026
  • Login
Berita Geothermal
No Result
View All Result
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
No Result
View All Result
Berita Geothermal
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
No Result
View All Result
Berita Geothermal
  • Geothermal
  • Berita
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
Home Berita

UNJA Gelar Workshop Multi Pihak Bahas Pengembangan Panas Bumi PLTP Graho Nyabu di TNKS

Irfan Ardhiyanto by Irfan Ardhiyanto
12 Februari 2026
in Berita
A A
0
UNJA Gelar Workshop Multi Pihak Bahas Pengembangan Panas Bumi PLTP Graho Nyabu di TNKS

Universitas Jambi menggelar workshop multi pihak membahas pengembangan panas bumi PLTP Graho Nyabu di kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat, Jambi.(Foto: UNJA)

Share Share ShareShareShare

Jambi, Berita Geothermal – Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Jambi (UNJA) menggelar workshop multipihak untuk membangun kesepahaman terkait rencana pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Graho Nyabu di kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), Provinsi Jambi.

Workshop bertajuk “Perspektif dan Kesepahaman Para Pihak Terkait Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Graho Nyabu di Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) Provinsi Jambi” ini digelar pada Rabu (11/2/2026) di Aula Serbaguna Lantai 3 Gedung UNIFAC, Kampus UNJA Mendalo.

Kegiatan ini bertujuan menyamakan persepsi serta merumuskan kesepakatan antara Universitas Jambi, pemerintah daerah, dan PT EDC selaku pengelola energi panas bumi di kawasan Graho Nyabu.

RelatedPosts

PGE Kantongi Pendanaan Global Rp7,6 Triliun, Tiga Proyek Panas Bumi Masuk Green Book 2026

Pengamat Feiral Rizky Batubara: Panas Bumi Jadi Solusi Cegah Blackout Nasional

PGE Targetkan Tambahan Kapasitas Panas Bumi 1 GW pada 2028, Potensi 3 GW Siap Dikembangkan

Workshop dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Umum UNJA, Prof. Dr. Ir. Depison, M.P. Turut hadir Dekan Faperta UNJA Dr. Forst. Bambang Irawan, S.P., M.Sc., IPU., jajaran pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, serta perwakilan Inspektorat Kabupaten Merangin, Jaya Kusuma, S.IP., M.A.P.

Prof. Depison menekankan pentingnya kesepahaman antarpihak dalam pengelolaan sumber energi panas bumi, khususnya yang berada di kawasan konservasi.

“Sumber energi memang diperlukan dan perlu dikelola dengan baik. Dalam pengelolaannya, perlu memperhatikan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Harapannya, kesepahaman antarpihak dapat tercapai dan pembangunan tetap berjalan tanpa mengesampingkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Prof. Depison.

Senada, Dekan Faperta UNJA Dr. Forst. Bambang Irawan menyebut workshop ini menjadi ruang dialog untuk menyatukan pandangan mengenai pengembangan energi bersih di kawasan TNKS.

“Kita memahami bersama bahwa kebutuhan energi bersih diperlukan untuk masa mendatang. Namun, kita juga perlu memperhatikan bahwa kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat merupakan kawasan konservasi yang termasuk dalam warisan dunia,” kata Dr. Forst. Bambang Irawan.

Libatkan Pemerintah dan Pengelola Kawasan

Workshop ini menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai sektor, di antaranya Wakil Bupati Kerinci H. Murson, S.Pd., S.Sos., M.Si., Kepala Dinas ESDM Provinsi Jambi Tandry Adi Negara, S.STP., Kepala Bidang Pengelolaan Taman Nasional Wilayah I Jambi (TNKS) M. Zainuddin, S.P., M.M., M.Si., Graho Nyabu Project Manager PT EDC Indonesia Dimas Ajiputra Samsudin Toengkagie, S.Hut., serta dosen Kehutanan Faperta UNJA Ir. Cory Wulan, S.Hut., M.Si.

Perwakilan Inspektorat Kabupaten Merangin, Jaya Kusuma, berharap rencana pengembangan PLTP Graho Nyabu dapat memberi dampak positif lintas sektor di wilayah tersebut.

“Dengan adanya rencana geothermal ini, diharapkan dapat meningkatkan pemanfaatan energi terbarukan di Kabupaten Kerinci, yang juga akan berpengaruh pada sektor pariwisata, khususnya di wilayah Jangkat. Melalui kesepahaman ini diharapkan kita dapat menghijaukan hutan dan menjaga alam bersama-sama,” ungkap Jaya Kusuma.

Bahas Energi Bersih hingga Dampak Ekologi

Dalam workshop ini, para narasumber memaparkan berbagai materi strategis, mulai dari rencana alih energi menuju energi baru dan terbarukan di Provinsi Jambi, regulasi pemanfaatan kawasan konservasi untuk jasa lingkungan panas bumi, potensi energi panas bumi Graho Nyabu, hingga dampak pemanfaatan kawasan terhadap flora dan fauna.

Selain sesi pemaparan, peserta juga mengikuti diskusi kelompok untuk memperdalam pembahasan dari berbagai sudut pandang. Peserta dibagi ke dalam tiga kelompok diskusi yang membahas aspek sosial budaya masyarakat, aspek ekologi, serta aspek sosial ekonomi.

Melalui kegiatan ini, Universitas Jambi menegaskan komitmennya mendukung pengembangan energi panas bumi yang berkelanjutan dengan tetap menjaga keseimbangan antara kebutuhan energi, kelestarian lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan TNKS.

Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritageothermal.com klik di sini

ShareSendSharePinSend
Previous Post

PGE Ambil Peran di Green Terminal Tanjung Sekong, Targetkan Listrik Rendah Karbon 25%

Next Post

Panas Bumi Indonesia Dilirik Investor, Pakar UI Soroti Tantangan PGE dan Danantara

Related Posts

PGE Kantongi Pendanaan Global Rp7,6 Triliun, Tiga Proyek Panas Bumi Masuk Green Book 2026

PGE Kantongi Pendanaan Global Rp7,6 Triliun, Tiga Proyek Panas Bumi Masuk Green Book 2026

6 Juli 2026
Pengamat Feiral Rizky Batubara: Panas Bumi Jadi Solusi Cegah Blackout Nasional

Pengamat Feiral Rizky Batubara: Panas Bumi Jadi Solusi Cegah Blackout Nasional

3 Juli 2026
PGE Targetkan Tambahan Kapasitas Panas Bumi 1 GW pada 2028, Potensi 3 GW Siap Dikembangkan

PGE Targetkan Tambahan Kapasitas Panas Bumi 1 GW pada 2028, Potensi 3 GW Siap Dikembangkan

30 Juni 2026
PGE Sabet ESG Leadership Award 2026, Bukti Komitmen Energi Panas Bumi Berkelanjutan Diakui Dunia

PGE Sabet ESG Leadership Award 2026, Bukti Komitmen Energi Panas Bumi Berkelanjutan Diakui Dunia

27 Juni 2026
Geopolitik Memanas, DEN Siapkan Strategi Jaga Pasokan Energi Nasional

Geopolitik Memanas, DEN Siapkan Strategi Jaga Pasokan Energi Nasional

19 Juni 2026
Pertamina Drilling Rayakan Usia 18 Tahun, Fokus pada Green Drilling dan Transisi Energi

Pertamina Drilling Rayakan Usia 18 Tahun, Fokus pada Green Drilling dan Transisi Energi

19 Juni 2026
Next Post
Area Vital Kawasan PLTP Kamojang, Jawa Barat

Panas Bumi Indonesia Dilirik Investor, Pakar UI Soroti Tantangan PGE dan Danantara

Foto bersama usai PGE ikuti seminar dan penjajakan kerja sama kemitraan sister city antara Pemda Provinsi Sulawesi Utara dengan Selandia Baru, di Manado

PGE Gandeng Selandia Baru, Lahendong Diproyeksi Jadi Etalase Panas Bumi Dunia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Geothermal

beritageothermal.com merupakan media yang berfokus pada peliputan, analisis, dan kajian potensi panas bumi (geothermal) berbasis data dan kebijakan.

Alamat:
Jalan Proklamasi No. 68 2 Pegangsaan, Menteng Kota Jakarta Pusat Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10320 | Email: redaksi@beritageothermal.com

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Profil Fifi Setiawaty Pangestu, Menantu Taipan Prajogo Pangestu dan Bos Bakti Barito Foundation

Profil Fifi Setiawaty Pangestu, Menantu Taipan Prajogo Pangestu dan Bos Bakti Barito Foundation

16 Februari 2025
Babak Baru Proyek Panas Bumi Baturaden, Futura Energi Masuk Lewat Ardhantara

Babak Baru Proyek Panas Bumi Baturaden, Futura Energi Masuk Lewat Ardhantara

22 Agustus 2025
Tujuh Perusahaan Operator Panas Bumi di Indonesia Beserta Daftar Pembangkit dan Kapasitasnya

Tujuh Perusahaan Operator Panas Bumi di Indonesia Beserta Daftar Pembangkit dan Kapasitasnya

7 Februari 2025
PLTP Patuha Membangun Indonesia dengan Energi Hijau

Daftar Lengkap 11 Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) di Jawa Barat Serta Detilnya

5 Maret 2025
PT Supreme Energy

PT Supreme Energy Genjot Pengembangan PLTP Muara Laboh di Lampung Selatan

Pertamina Geothermal Energi berhasil optimalkan panas bumi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat

PGE Berhasil Optimalkan Energi Panas Bumi, Menjaga Ekosistem dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Lima Perusahaan Panas Bumi Peroleh Proper Emas 2024 KLH, Berikut Ini Daftarnya

Lima Perusahaan Panas Bumi Peroleh Proper Emas 2024 KLH, Berikut Ini Daftarnya

Direktur Utama PGE, Julfi Hadi saat menerima Penghargaan Proper Emas dari KLH untuk PGE Area Kamojang dan Ulubelu

PGE Raih PROPER Emas ke-14 Berturut-turut, Pengelolaan Green Ecosystem Berdampak Nyata bagi Lingkungan dan Masyarakat

Prof. Nenny Miryani Saptadji, PGE, dan EBTKE Bahas 100 Tahun Geotermal Kamojang di IIGW 2026

Prof. Nenny Miryani Saptadji, PGE, dan EBTKE Bahas 100 Tahun Geotermal Kamojang di IIGW 2026

7 Juli 2026
PGE Kantongi Pendanaan Global Rp7,6 Triliun, Tiga Proyek Panas Bumi Masuk Green Book 2026

PGE Kantongi Pendanaan Global Rp7,6 Triliun, Tiga Proyek Panas Bumi Masuk Green Book 2026

6 Juli 2026
PGE Kenalkan Kopi Canaya, Panas Bumi Kamojang Percepat Pengeringan dari 40 Hari Jadi 3-10 Hari

PGE Kenalkan Kopi Canaya, Panas Bumi Kamojang Percepat Pengeringan dari 40 Hari Jadi 3-10 Hari

6 Juli 2026
Pengamat Feiral Rizky Batubara: Panas Bumi Jadi Solusi Cegah Blackout Nasional

Pengamat Feiral Rizky Batubara: Panas Bumi Jadi Solusi Cegah Blackout Nasional

3 Juli 2026

Recent News

Prof. Nenny Miryani Saptadji, PGE, dan EBTKE Bahas 100 Tahun Geotermal Kamojang di IIGW 2026

Prof. Nenny Miryani Saptadji, PGE, dan EBTKE Bahas 100 Tahun Geotermal Kamojang di IIGW 2026

7 Juli 2026
PGE Kantongi Pendanaan Global Rp7,6 Triliun, Tiga Proyek Panas Bumi Masuk Green Book 2026

PGE Kantongi Pendanaan Global Rp7,6 Triliun, Tiga Proyek Panas Bumi Masuk Green Book 2026

6 Juli 2026
PGE Kenalkan Kopi Canaya, Panas Bumi Kamojang Percepat Pengeringan dari 40 Hari Jadi 3-10 Hari

PGE Kenalkan Kopi Canaya, Panas Bumi Kamojang Percepat Pengeringan dari 40 Hari Jadi 3-10 Hari

6 Juli 2026
Pengamat Feiral Rizky Batubara: Panas Bumi Jadi Solusi Cegah Blackout Nasional

Pengamat Feiral Rizky Batubara: Panas Bumi Jadi Solusi Cegah Blackout Nasional

3 Juli 2026

Follow Us

Berita Geothermal

kabariku.com | sorotmerahputih.com | DJITUBERITA.COM

  • About
  • Redaksi
  • Contact
  • Privacy & Policy

© 2025 Berita Geothermal - Kumpulan Berita Geothermal | Crafted with power by WebIndoStudio

No Result
View All Result
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini

© 2025 Berita Geothermal - Kumpulan Berita Geothermal | Crafted with power by WebIndoStudio

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In