Semarang, Beritageothermal.com – Masyarakat yang berada di sekitar kawasan Gunung Ungaran, Jawa Tengah, masih harus menunggu perkembangan rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP). PT PLN (Persero) memastikan proyek tersebut hingga kini belum masuk ke tahap konstruksi ataupun pengeboran.
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran saat ini masih berkutat pada proses perencanaan dan studi kelayakan. PLN bersama pihak-pihak terkait masih mengumpulkan dan mengkaji berbagai aspek sebelum menentukan langkah selanjutnya.
Senior Manager Perijinan, Pertanahan dan Komunikasi PLN UIP Jawa Bagian Tengah Ferdyan Hijrah Kusuma mengatakan proses pengembangan akan dilakukan secara bertahap dan tetap mengacu pada hasil kajian serta regulasi yang berlaku.
“PLN menghormati perhatian dan aspirasi masyarakat terkait rencana pengembangan panas bumi di kawasan Gunung Ungaran. Saat ini rencana tersebut masih dalam tahap perencanaan dan belum memasuki tahap konstruksi maupun pengeboran,” kata Ferdyan dalam keterangannya di Semarang, Minggu (6/9).
Banyak Aspek Dikaji Sebelum Proyek Berlanjut
Ferdyan menjelaskan belum adanya konstruksi maupun pengeboran berarti proyek masih berada pada fase awal. Sejumlah kajian perlu diselesaikan sebelum rencana pengembangan dapat bergerak ke tahap berikutnya.
Kajian yang dilakukan tidak hanya menyangkut aspek teknis. PLN turut mempertimbangkan faktor keselamatan, lingkungan, sosial, tata ruang, perizinan serta pelestarian cagar budaya di kawasan tersebut.
“Setiap tahapan akan mempertimbangkan hasil kajian serta ketentuan dan peraturan yang berlaku. Masukan dan aspirasi masyarakat juga menjadi bagian penting dalam proses perencanaan,” ujarnya.
Kekhawatiran Warga Ikut Jadi Perhatian
Di tengah proses perencanaan tersebut, PLN menyatakan memahami adanya perhatian masyarakat terhadap kemungkinan pengembangan panas bumi di Gunung Ungaran.
Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah keberadaan sumber air serta keberlangsungan aktivitas masyarakat yang berada di sekitar kawasan Gunung Ungaran.
Ferdyan mengatakan PLN memahami kekhawatiran masyarakat, khususnya terkait keberadaan sumber air dan keberlangsungan aktivitas warga di sekitar kawasan Gunung Ungaran.
Dengan demikian, rencana PLTP Gunung Ungaran masih berada pada tahap kajian. Keputusan untuk melangkah ke tahapan berikutnya akan mempertimbangkan hasil studi berbagai aspek sekaligus ketentuan yang berlaku dan masukan dari masyarakat.
Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritageothermal.com klik di sini

















