• About
  • Redaksi
  • Contact
  • Privacy & Policy
Jumat, Oktober 23, 2026
  • Login
Berita Geothermal
No Result
View All Result
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
No Result
View All Result
Berita Geothermal
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
No Result
View All Result
Berita Geothermal
  • Geothermal
  • Berita
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
Home Berita

Ketika Para Penyair Mengunjungi Kawah Kereta Api di Kamojang: Taman Hening untuk Mendengar Suara Alam

Enjang by Enjang
31 Juli 2025
in Berita
A A
0
Ketika Para Penyair Mengunjungi Kawah Kereta Api di Kamojang: Taman Hening untuk Mendengar Suara Alam

Marlin Dinamikanto, penyair asal Yogyakarta membacakan puisi di depan Kawah Kereta Api, Kamojang/Dok. Berita Geothermal

Share Share ShareShareShare

Berita Geothermal – – Kamojang dan Kawah Kereta Api bukan hanya perwujudan anugerah panas bumi, tetapi juga taman hening bagi jiwa-jiwa yang ingin mendengar suara alam berbicara.

Kawah Kereta Api mengeluarkan suara desis bergemuruh seolah kereta purba dari dalam bumi yang terus melaju, menderu, mengabarkan bahwa kehidupan masih bergolak di kedalaman.

Kawah ini bukan kawah biasa. Ia adalah saksi bisu dari aktivitas geotermal yang telah berlangsung sejak era Hindia Belanda. Dulu, para insinyur kolonial menggali tanah di Kamojang untuk mencari sumber energi. Kini, warisan itu menjelma jadi keajaiban alam yang memesona dan mengundang decak kagum siapa pun yang datang.

RelatedPosts

PGE Area Kamojang Sosialisasikan AJP 2026, Dorong Jurnalisme Energi Berkelanjutan

PGE Bor Lima Sumur Sepanjang 2026, Perkuat Keandalan Aset dan Pengembangan Potensi Panas Bumi

Potensi Panas Bumi Indonesia Capai 23 GW, Julfi Hadi Ungkap 3 Tantangan Pengembangan Geothermal

Rabu (30/7), Kamojang tak hanya disambangi oleh wisatawan biasa, tetapi oleh para penyair yang datang untuk menyelami lanskap puitis Kawah Kereta Api.

Di antara mereka, ada Marlin Dinamikanto, penyair Yogyakarta dan Subhan Ihsan, penyair asal Cianjur. Ihsan tak kuasa menyembunyikan keterpukauannya.

“Kamojang alamnya sangat puitis,” ucap Ihsan. Mata menyapu seluruh penjuru Kamojang. Ia kemudian membacakan bait-bait puisi yang ia ciptakan secara spontan.

Deru kawah, kabut yang menari, kepulan uap yang perlahan membubung—semuanya menyatu dalam larik-larik yang lahir dari keheningan dan kekaguman.

Benar kata Ichsan. Kawah Kereta Api dan Kamojang bukan hanya lanskap destinasi wisata alam, melainkan juga puisi dan ruang kontemplasi. Suara desis dari dalam bumi terasa seperti panggilan purba, mengingatkan bahwa manusia hanyalah titik kecil di tengah gelombang energi alam yang tak pernah tidur.

Beberapa meter dari Kawah Kereta Api, berdiri sebuah podium dan tribun kecil—sering dijadikan arena pertunjukan seni. Di belakangnya, deretan tenda putih berdiri tenang, tempat para pengunjung beristirahat.

Marlin Dinamikanto juga turut menyelami suasana Kamojang. Ia berdiri sejenak, matanya melihat ke sekeliling, sementara rambutnya yang panjang tampak dimainkan angin.

Marlin tampak larut dalam hawa sejuk dan kepulan uap yang muncul dari celah-celah tanah.

Barangkali, bagi Marlin dan penyair-penyair lainnya, Kamojang bukan hanya tempat, melainkan ruang batin yang menenangkan—tempat di mana alam bicara dengan bahasa yang tak bisa dibohongi.***


Berita Geothermal – – Kamojang dan Kawah Kereta Api bukan hanya perwujudan anugerah panas bumi, tetapi juga taman hening bagi jiwa-jiwa yang ingin mendengar suara alam berbicara.

Kawah Kereta Api mengeluarkan suara desis bergemuruh seolah kereta purba dari dalam bumi yang terus melaju, menderu, mengabarkan bahwa kehidupan masih bergolak di kedalaman.

Kawah ini bukan kawah biasa. Ia adalah saksi bisu dari aktivitas geotermal yang telah berlangsung sejak era Hindia Belanda. Dulu, para insinyur kolonial menggali tanah di Kamojang untuk mencari sumber energi. Kini, warisan itu menjelma jadi keajaiban alam yang memesona dan mengundang decak kagum siapa pun yang datang.

Rabu (30/7), Kamojang tak hanya disambangi oleh wisatawan biasa, tetapi oleh para penyair yang datang untuk menyelami lanskap puitis Kawah Kereta Api.

Di antara mereka, ada Marlin Dinamikanto, penyair Yogyakarta dan Subhan Ihsan, penyair asal Cianjur. Ihsan tak kuasa menyembunyikan keterpukauannya.

“Kamojang alamnya sangat puitis,” ucap Ihsan. Mata menyapu seluruh penjuru Kamojang. Ia kemudian membacakan bait-bait puisi yang ia ciptakan secara spontan.

Deru kawah, kabut yang menari, kepulan uap yang perlahan membubung—semuanya menyatu dalam larik-larik yang lahir dari keheningan dan kekaguman.

Benar kata Ichsan. Kawah Kereta Api dan Kamojang bukan hanya lanskap destinasi wisata alam, melainkan juga puisi dan ruang kontemplasi. Suara desis dari dalam bumi terasa seperti panggilan purba, mengingatkan bahwa manusia hanyalah titik kecil di tengah gelombang energi alam yang tak pernah tidur.

ADVERTISEMENT

Beberapa meter dari Kawah Kereta Api, berdiri sebuah podium dan tribun kecil—sering dijadikan arena pertunjukan seni. Di belakangnya, deretan tenda putih berdiri tenang, tempat para pengunjung beristirahat.

Marlin Dinamikanto juga turut menyelami suasana Kamojang. Ia berdiri sejenak, matanya melihat ke sekeliling, sementara rambutnya yang panjang tampak dimainkan angin.

Marlin tampak larut dalam hawa sejuk dan kepulan uap yang muncul dari celah-celah tanah.

Barangkali, bagi Marlin dan penyair-penyair lainnya, Kamojang bukan hanya tempat, melainkan ruang batin yang menenangkan—tempat di mana alam bicara dengan bahasa yang tak bisa dibohongi.***


Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritageothermal.com klik di sini

Tags: Kamojangkawah kereta apiMarlin Dinamikantopenyair
ShareSendSharePinSend
Previous Post

Diundang EBTKE, Husni Mubarok Paparkan Flow2Max Temuannya di Hadapan Pelaku Industri Panas Bumi

Next Post

Permudah Pendaftaran Kemitraan Proyek Panas Bumi, Ditjen EBTKE Luncurkan RUP Online

Related Posts

PGE Area Kamojang Sosialisasikan AJP 2026, Dorong Jurnalisme Energi Berkelanjutan

PGE Area Kamojang Sosialisasikan AJP 2026, Dorong Jurnalisme Energi Berkelanjutan

22 Oktober 2026
PLTP Lumut Balai Unit 2 di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan

PGE Bor Lima Sumur Sepanjang 2026, Perkuat Keandalan Aset dan Pengembangan Potensi Panas Bumi

13 Oktober 2026
Potensi Panas Bumi Indonesia Capai 23 GW, Julfi Hadi Ungkap 3 Tantangan Pengembangan Geothermal

Potensi Panas Bumi Indonesia Capai 23 GW, Julfi Hadi Ungkap 3 Tantangan Pengembangan Geothermal

7 Oktober 2026
PGE Manfaatkan Panas Bumi untuk Pupuk Organik, Petani Kamojang Panen 70 Ton Kubis

PGE Manfaatkan Panas Bumi untuk Pupuk Organik, Petani Kamojang Panen 70 Ton Kubis

5 Oktober 2026
3 Lulusan Magister Geotermal ITB Torehkan Prestasi, IPK Tertinggi 3,94

3 Lulusan Magister Geotermal ITB Torehkan Prestasi, IPK Tertinggi 3,94

21 September 2026
MCI Group Perkuat Bisnis Berkelanjutan, dari Tambang hingga Energi Panas Bumi

MCI Group Perkuat Bisnis Berkelanjutan, dari Tambang hingga Energi Panas Bumi

26 Agustus 2026
Next Post
Belum Juga Beroperasi, PLTP Mataloko Sudah Bawa Harapan dan Manfaat Nyata bagi Warga Ngada

Permudah Pendaftaran Kemitraan Proyek Panas Bumi, Ditjen EBTKE Luncurkan RUP Online

Perizinan Panas Bumi Gunung Tiga Rampung, PGE Segera Lakukan Pengeboran Sumur Eksplorasi

Perizinan Panas Bumi Gunung Tiga Rampung, PGE Segera Lakukan Pengeboran Sumur Eksplorasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Geothermal

beritageothermal.com merupakan media yang berfokus pada peliputan, analisis, dan kajian potensi panas bumi (geothermal) berbasis data dan kebijakan.

Alamat:
Jalan Proklamasi No. 68 2 Pegangsaan, Menteng Kota Jakarta Pusat Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10320 | Email: redaksi@beritageothermal.com

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Tujuh Perusahaan Operator Panas Bumi di Indonesia Beserta Daftar Pembangkit dan Kapasitasnya

Tujuh Perusahaan Operator Panas Bumi di Indonesia Beserta Daftar Pembangkit dan Kapasitasnya

7 Februari 2025
Profil Fifi Setiawaty Pangestu, Menantu Taipan Prajogo Pangestu dan Bos Bakti Barito Foundation

Profil Fifi Setiawaty Pangestu, Menantu Taipan Prajogo Pangestu dan Bos Bakti Barito Foundation

16 Februari 2025
PLTP Patuha Membangun Indonesia dengan Energi Hijau

Daftar Lengkap 11 Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) di Jawa Barat Serta Detilnya

5 Maret 2025
Daftar Lengkap 13 Titik Potensi Panas Bumi di Provinsi Jawa Timur

Daftar Lengkap 13 Titik Potensi Panas Bumi di Provinsi Jawa Timur

25 Februari 2025
Sasaka Alam Kamojang: Cara PGE Padukan Konservasi, Edukasi dan Pemberdayaan Warga

Sasaka Alam Kamojang: Cara PGE Padukan Konservasi, Edukasi dan Pemberdayaan Warga

22 Oktober 2026
PGE Area Kamojang Sosialisasikan AJP 2026, Dorong Jurnalisme Energi Berkelanjutan

PGE Area Kamojang Sosialisasikan AJP 2026, Dorong Jurnalisme Energi Berkelanjutan

22 Oktober 2026
PGE Lahendong Ajak Jurnalis Manado dan Tomohon Ikuti AJP 2026, Ini Fokusnya

PGE Lahendong Ajak Jurnalis Manado dan Tomohon Ikuti AJP 2026, Ini Fokusnya

19 Oktober 2026
Benarkah PLTP Mengancam Air Tanah? Lambok M. Hutasoit Ungkap Faktanya

Benarkah PLTP Mengancam Air Tanah? Lambok M. Hutasoit Ungkap Faktanya

19 Oktober 2026

Recent News

Sasaka Alam Kamojang: Cara PGE Padukan Konservasi, Edukasi dan Pemberdayaan Warga

Sasaka Alam Kamojang: Cara PGE Padukan Konservasi, Edukasi dan Pemberdayaan Warga

22 Oktober 2026
PGE Area Kamojang Sosialisasikan AJP 2026, Dorong Jurnalisme Energi Berkelanjutan

PGE Area Kamojang Sosialisasikan AJP 2026, Dorong Jurnalisme Energi Berkelanjutan

22 Oktober 2026
PGE Lahendong Ajak Jurnalis Manado dan Tomohon Ikuti AJP 2026, Ini Fokusnya

PGE Lahendong Ajak Jurnalis Manado dan Tomohon Ikuti AJP 2026, Ini Fokusnya

19 Oktober 2026
Benarkah PLTP Mengancam Air Tanah? Lambok M. Hutasoit Ungkap Faktanya

Benarkah PLTP Mengancam Air Tanah? Lambok M. Hutasoit Ungkap Faktanya

19 Oktober 2026

Follow Us

Berita Geothermal

kabariku.com | sorotmerahputih.com | DJITUBERITA.COM

  • About
  • Redaksi
  • Contact
  • Privacy & Policy

© 2025 Berita Geothermal - Kumpulan Berita Geothermal | Crafted with power by WebIndoStudio

No Result
View All Result
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini

© 2025 Berita Geothermal - Kumpulan Berita Geothermal | Crafted with power by WebIndoStudio

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In