• About
  • Redaksi
  • Contact
  • Privacy & Policy
Rabu, Agustus 12, 2026
  • Login
Berita Geothermal
No Result
View All Result
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
No Result
View All Result
Berita Geothermal
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
No Result
View All Result
Berita Geothermal
  • Geothermal
  • Berita
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
Home Berita

PGEO Tegaskan Hubungan dengan BREN, Berbentuk Kemitraan JOC dan Beri Royalti

Irfan Ardhiyanto by Irfan Ardhiyanto
11 Agustus 2026
in Berita
A A
0
PGEO Tegaskan Hubungan dengan BREN, Berbentuk Kemitraan JOC dan Beri Royalti

Dok.Foto: Istimewa

Share Share ShareShareShare

Jakarta – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) memperjelas hubungan bisnisnya dengan PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) dalam pengelolaan aset panas bumi. PGEO menyebut hubungan kedua perusahaan merupakan kemitraan melalui skema Joint Operating Contract (JOC).

Melalui skema tersebut, BREN berperan sebagai partner dalam pengelolaan wilayah kerja panas bumi PGEO. Sementara itu, PGEO mendapatkan royalti dari aktivitas pengelolaan working area tersebut.

Direktur Keuangan PGEO Fransetya Hasudungan Hutabarat menjelaskan posisi BREN sebagai mitra PGEO dalam skema JOC. Penjelasan itu disampaikan ketika dirinya menjawab pertanyaan investor terkait hubungan kedua perusahaan dalam bisnis panas bumi.

RelatedPosts

PT Benvors Juara Geothermal World Cup 2026, GSI Perkuat Sinergi Industri Panas Bumi

PGE Catat Laba Bersih Naik 15,48 Persen pada Semester I 2026, Produksi Listrik Panas Bumi Ikut Melonjak

PGE Lumut Balai Ajak Siswa SD Belajar Langsung Energi Panas Bumi di Hari Anak Nasional

“Perlu juga disampaikan bahwa BREN merupakan partner PGEO di dalam bentuk JOC. Di mana perseroan mendapatkan royalti dari pengelolaan working area PGEO oleh BREN,” kata Fransetya dalam Surabaya Investor Meeting and Connectivity 2026, dikutip dari keterbukaan informasi, Senin (10/8/2026).

PGEO Kejar Kapasitas 1 GW

Di tengah kemitraan tersebut, PGEO terus menggenjot ekspansi kapasitas pembangkit panas bumi. Perusahaan menargetkan kapasitas terpasang mencapai 1 gigawatt (GW).

Sejumlah proyek masuk dalam daftar prioritas pengembangan, termasuk cogeneration serta proyek Hululais Unit 1 dan Unit 2.

Selain mengandalkan pertumbuhan organik melalui proyek baru, PGEO juga membuka opsi ekspansi melalui akuisisi aset panas bumi.

Fransetya menyebut akuisisi dapat menjadi jalan lebih cepat bagi PGEO untuk mencapai target 1 GW, dengan catatan perusahaan menemukan aset yang memiliki kualitas dan prospek yang baik.

PGEO juga masih mengkaji peluang untuk meningkatkan pemanfaatan wilayah kerja yang telah dimiliki. Tingkat utilisasi working area dinilai berpotensi mencapai 100% apabila permintaan listrik dari PT PLN (Persero) meningkat.

Cogeneration Jadi Strategi Tambah Produksi

Untuk meningkatkan output pembangkit, PGEO mengembangkan proyek cogeneration. Proyek tersebut dinilai mampu memberikan tambahan produksi dengan kebutuhan belanja modal dan tingkat risiko yang relatif lebih rendah.

Selain itu, perseroan menjalankan program production excellence untuk meningkatkan efisiensi dan mengoptimalkan produksi uap serta listrik dari aset panas bumi yang sudah beroperasi.

Dari sisi regulasi, PGEO juga mendorong pemerintah melakukan perubahan terhadap Perpres No. 112/2022.

Perseroan menilai revisi aturan tersebut penting untuk meningkatkan keekonomian proyek panas bumi. Jika regulasi mengalami perubahan sesuai usulan industri, kebijakan tersebut dinilai dapat menjadi katalis terhadap peningkatan profitabilitas PGEO maupun perusahaan panas bumi lainnya.

Capacity Factor Panas Bumi Capai 90%

PGEO menilai panas bumi memiliki keunggulan karena merupakan sumber energi base load. Karakteristik tersebut membuat pembangkit panas bumi dapat menghasilkan listrik secara relatif stabil.

Saat ini, capacity factor pembangkit PGEO disebut mampu mencapai sekitar 90%. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan sejumlah pembangkit energi terbarukan lain yang produksinya lebih bergantung pada kondisi alam.

Salah satunya adalah pembangkit listrik tenaga surya yang sangat dipengaruhi ketersediaan sinar matahari.

Untuk penjualan listrik, PGEO saat ini masih memiliki satu konsumen, yakni PLN. Kondisi tersebut mengikuti ketentuan pemerintah yang berlaku.

ADVERTISEMENT

Adapun rata-rata harga jual listrik dan uap PGEO berada di kisaran US$0,082 per kWh.

Mayoritas Proyek PGEO Masih Pakai Harga Lama

PGEO menjelaskan sebagian besar proyek yang saat ini dimiliki perseroan masih menggunakan harga sebelum pemberlakuan Perpres No. 112/2022.

Hal tersebut berkaitan dengan perjanjian jual beli listrik atau Power Purchase Agreement (PPA) untuk sejumlah wilayah kerja PGEO yang telah ditandatangani sebelum regulasi tersebut diterapkan.

Kondisi harga tersebut menjadi salah satu alasan PGEO terus mendorong adanya penyesuaian kebijakan agar keekonomian pengembangan panas bumi menjadi lebih kompetitif.

Mulai Raup Pendapatan dari Carbon Credit

Ekspansi bisnis PGEO tidak hanya diarahkan pada peningkatan kapasitas pembangkit. Perseroan juga mulai mengembangkan bisnis turunan melalui perdagangan karbon.

Hingga Juni 2026, PGEO mencatat transaksi carbon credit sebesar US$42.000.

Transaksi tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan mengembangkan sumber pendapatan baru dari ekosistem panas bumi sekaligus memanfaatkan peluang yang muncul dari perdagangan karbon.

Green Hydrogen Masih Tahap Pilot Project

PGEO juga mengidentifikasi peluang di sektor green hydrogen. Namun, bisnis tersebut masih berada dalam fase proyek percontohan dan kajian keekonomian.

Perseroan memperkirakan kebutuhan terhadap green hydrogen dan green ammonia berpotensi meningkat pada masa mendatang.

Pemanfaatan hidrogen hijau pun dinilai tidak hanya terbatas pada sektor transportasi. Komoditas tersebut berpeluang digunakan dalam berbagai kebutuhan industri, termasuk sektor kilang dan terminal.

Dengan kombinasi ekspansi kapasitas, optimalisasi aset eksisting, peluang akuisisi, perdagangan karbon hingga pengembangan green hydrogen, PGEO berupaya memperluas sumber pertumbuhan bisnis panas bumi sekaligus mengejar target kapasitas terpasang 1 GW.

Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritageothermal.com klik di sini

ShareSendSharePinSend
Previous Post

IIGCE 2026 Segera Digelar, INAGA Dorong Investasi dan Akselerasi Panas Bumi

Related Posts

PT Benvors Juara Geothermal World Cup 2026, GSI Perkuat Sinergi Industri Panas Bumi

PT Benvors Juara Geothermal World Cup 2026, GSI Perkuat Sinergi Industri Panas Bumi

4 Agustus 2026
PGE Catat Laba Bersih Naik 15,48 Persen pada Semester I 2026, Produksi Listrik Panas Bumi Ikut Melonjak

PGE Catat Laba Bersih Naik 15,48 Persen pada Semester I 2026, Produksi Listrik Panas Bumi Ikut Melonjak

29 Juli 2026
PGE Lumut Balai Ajak Siswa SD Belajar Langsung Energi Panas Bumi di Hari Anak Nasional

PGE Lumut Balai Ajak Siswa SD Belajar Langsung Energi Panas Bumi di Hari Anak Nasional

28 Juli 2026
PLN Siapkan Pasokan Listrik 7,4 MVA untuk Dukung Pembangunan PLTP Muara Labuh Unit 2

PLN Siapkan Pasokan Listrik 7,4 MVA untuk Dukung Pembangunan PLTP Muara Labuh Unit 2

25 Juli 2026
PGE Kantongi Fasilitas Kredit US$75 Juta Tanpa Agunan dari Bank Mizuho untuk Percepat Proyek Panas Bumi

PGE Kantongi Fasilitas Kredit US$75 Juta Tanpa Agunan dari Bank Mizuho untuk Percepat Proyek Panas Bumi

25 Juli 2026
PGE Buka Lowongan Magang Nasional 2026, Simak 3 Posisi, Syarat, dan Cara Daftarnya

PGE Buka Lowongan Magang Nasional 2026, Simak 3 Posisi, Syarat, dan Cara Daftarnya

24 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Geothermal

beritageothermal.com merupakan media yang berfokus pada peliputan, analisis, dan kajian potensi panas bumi (geothermal) berbasis data dan kebijakan.

Alamat:
Jalan Proklamasi No. 68 2 Pegangsaan, Menteng Kota Jakarta Pusat Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10320 | Email: redaksi@beritageothermal.com

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Profil Fifi Setiawaty Pangestu, Menantu Taipan Prajogo Pangestu dan Bos Bakti Barito Foundation

Profil Fifi Setiawaty Pangestu, Menantu Taipan Prajogo Pangestu dan Bos Bakti Barito Foundation

16 Februari 2025
Babak Baru Proyek Panas Bumi Baturaden, Futura Energi Masuk Lewat Ardhantara

Babak Baru Proyek Panas Bumi Baturaden, Futura Energi Masuk Lewat Ardhantara

22 Agustus 2025
Tujuh Perusahaan Operator Panas Bumi di Indonesia Beserta Daftar Pembangkit dan Kapasitasnya

Tujuh Perusahaan Operator Panas Bumi di Indonesia Beserta Daftar Pembangkit dan Kapasitasnya

7 Februari 2025
PLTP Patuha Membangun Indonesia dengan Energi Hijau

Daftar Lengkap 11 Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) di Jawa Barat Serta Detilnya

5 Maret 2025
PT Supreme Energy

PT Supreme Energy Genjot Pengembangan PLTP Muara Laboh di Lampung Selatan

Pertamina Geothermal Energi berhasil optimalkan panas bumi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat

PGE Berhasil Optimalkan Energi Panas Bumi, Menjaga Ekosistem dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Lima Perusahaan Panas Bumi Peroleh Proper Emas 2024 KLH, Berikut Ini Daftarnya

Lima Perusahaan Panas Bumi Peroleh Proper Emas 2024 KLH, Berikut Ini Daftarnya

Direktur Utama PGE, Julfi Hadi saat menerima Penghargaan Proper Emas dari KLH untuk PGE Area Kamojang dan Ulubelu

PGE Raih PROPER Emas ke-14 Berturut-turut, Pengelolaan Green Ecosystem Berdampak Nyata bagi Lingkungan dan Masyarakat

PGEO Tegaskan Hubungan dengan BREN, Berbentuk Kemitraan JOC dan Beri Royalti

PGEO Tegaskan Hubungan dengan BREN, Berbentuk Kemitraan JOC dan Beri Royalti

11 Agustus 2026
IIGCE 2026 Segera Digelar, INAGA Dorong Investasi dan Akselerasi Panas Bumi

IIGCE 2026 Segera Digelar, INAGA Dorong Investasi dan Akselerasi Panas Bumi

11 Agustus 2026
Industri Geothermal Minta Perpres 112/2022 Direvisi, Tarif Listrik Panas Bumi Dinilai Belum Menarik Investor

Industri Geothermal Minta Perpres 112/2022 Direvisi, Tarif Listrik Panas Bumi Dinilai Belum Menarik Investor

10 Agustus 2026
Wali Kota Tomohon Bertemu Wabubes Selandia Baru, Bahas Geothermal hingga Sister City

Wali Kota Tomohon Bertemu Wabubes Selandia Baru, Bahas Geothermal hingga Sister City

10 Agustus 2026

Recent News

PGEO Tegaskan Hubungan dengan BREN, Berbentuk Kemitraan JOC dan Beri Royalti

PGEO Tegaskan Hubungan dengan BREN, Berbentuk Kemitraan JOC dan Beri Royalti

11 Agustus 2026
IIGCE 2026 Segera Digelar, INAGA Dorong Investasi dan Akselerasi Panas Bumi

IIGCE 2026 Segera Digelar, INAGA Dorong Investasi dan Akselerasi Panas Bumi

11 Agustus 2026
Industri Geothermal Minta Perpres 112/2022 Direvisi, Tarif Listrik Panas Bumi Dinilai Belum Menarik Investor

Industri Geothermal Minta Perpres 112/2022 Direvisi, Tarif Listrik Panas Bumi Dinilai Belum Menarik Investor

10 Agustus 2026
Wali Kota Tomohon Bertemu Wabubes Selandia Baru, Bahas Geothermal hingga Sister City

Wali Kota Tomohon Bertemu Wabubes Selandia Baru, Bahas Geothermal hingga Sister City

10 Agustus 2026

Follow Us

Berita Geothermal

kabariku.com | sorotmerahputih.com | DJITUBERITA.COM

  • About
  • Redaksi
  • Contact
  • Privacy & Policy

© 2025 Berita Geothermal - Kumpulan Berita Geothermal | Crafted with power by WebIndoStudio

No Result
View All Result
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini

© 2025 Berita Geothermal - Kumpulan Berita Geothermal | Crafted with power by WebIndoStudio

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In