• About
  • Redaksi
  • Contact
  • Privacy & Policy
Rabu, Oktober 7, 2026
  • Login
Berita Geothermal
No Result
View All Result
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
No Result
View All Result
Berita Geothermal
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
No Result
View All Result
Berita Geothermal
  • Geothermal
  • Berita
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini
Home Berita

Bahas Dampak Selat Hormuz, DEN Dorong Penguatan Pasokan Energi Nasional

Irfan Ardhiyanto by Irfan Ardhiyanto
26 Maret 2026
in Berita
A A
0
Bahas Dampak Selat Hormuz, DEN Dorong Penguatan Pasokan Energi Nasional

Anggota Dewan Energi Nasional dari Pemangku Kepentingan (APK) Satya Widya Yudha (Foto:Doc. Dewan Energi Nasional (DEN)

Share Share ShareShareShare

Jakarta, BeritaGeothermal – Pemerintah bersama sejumlah kementerian dan pelaku usaha kembali menyoroti pentingnya menjaga ketahanan energi nasional di tengah dinamika geopolitik global yang terus berkembang. Salah satu langkah yang ditekankan adalah memperkuat koordinasi lintas sektor serta melakukan diversifikasi sumber pasokan energi.

Hal tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi yang digelar secara daring pada Kamis (26/3). Pertemuan ini dipimpin Direktur Asia Selatan dan Tengah Kementerian Luar Negeri, Ricky Ichsan, dan diikuti berbagai perwakilan kementerian serta badan usaha energi.

Sejumlah pejabat turut hadir dalam forum ini, di antaranya Direktur Timur Tengah Kementerian Luar Negeri Ahrul Tsani, Direktur Amerika I Kementerian Luar Negeri Iwan Freddy, hingga Direktur Eropa II Kementerian Luar Negeri Punjul Nugraha. Dari sektor usaha, hadir pula perwakilan Pertamina International Shipping dan PT Pertamina Patra Niaga.

RelatedPosts

Potensi Panas Bumi Indonesia Capai 23 GW, Julfi Hadi Ungkap 3 Tantangan Pengembangan Geothermal

PGE Manfaatkan Panas Bumi untuk Pupuk Organik, Petani Kamojang Panen 70 Ton Kubis

3 Lulusan Magister Geotermal ITB Torehkan Prestasi, IPK Tertinggi 3,94

Dalam rapat tersebut, peserta membahas perkembangan situasi global yang berpotensi memengaruhi jalur distribusi energi dunia, termasuk di kawasan strategis seperti Selat Hormuz. Kondisi ini dinilai berdampak langsung terhadap aktivitas perdagangan energi dan impor minyak Indonesia.

Ricky Ichsan menegaskan bahwa koordinasi yang solid antara pemerintah dan pelaku usaha menjadi kunci dalam menghadapi tantangan tersebut.

“Perkembangan geopolitik global memerlukan kewaspadaan bersama. Koordinasi yang erat antara kementerian, lembaga, dan pelaku usaha menjadi penting untuk menjaga kelancaran distribusi energi nasional,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota Pemangku Kepentingan Dewan Energi Nasional (DEN), Satya Widya Yudha, menekankan pentingnya penguatan kebijakan dan regulasi di sektor energi. Menurutnya, kerangka hukum yang jelas akan membantu pengambilan keputusan strategis secara lebih terukur dan akuntabel.

Ia juga menyoroti perlunya diversifikasi sumber energi sebagai langkah antisipatif menghadapi ketidakpastian global.

“Diversifikasi sumber energi merupakan salah satu upaya untuk menjaga keberlanjutan pasokan energi nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap wilayah tertentu,” kata Satya.

Dari sisi diplomasi, Punjul Nugraha menilai peran hubungan internasional sangat penting dalam menjaga stabilitas kerja sama energi. Ia menyebut pendekatan diplomatik dapat membuka peluang kemitraan baru sekaligus melindungi kepentingan nasional.

Di sisi lain, pelaku usaha energi juga memastikan kesiapan operasional. Perwakilan Pertamina International Shipping menyampaikan bahwa pihaknya terus memantau kondisi jalur pelayaran global guna memastikan distribusi energi tetap lancar.

Adapun PT Pertamina Patra Niaga menegaskan bahwa proses pengadaan energi dilakukan dengan mempertimbangkan efisiensi serta tetap mengacu pada regulasi yang berlaku, termasuk mengikuti mekanisme harga pasar internasional.

Melalui sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha, upaya menjaga ketahanan energi nasional diharapkan tetap berjalan optimal. Di tengah situasi global yang dinamis, ketersediaan energi yang aman, efisien, dan berkelanjutan menjadi prioritas utama.

ADVERTISEMENT

Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritageothermal.com klik di sini

Tags: DEN energidiversifikasi energigeopolitik global energiketahanan energi Indonesiapasokan energi nasionalSelat Hormuz
ShareSendSharePinSend
Previous Post

PGE Cetak Rekor 2025: Produksi 5.095 GWh, Kapasitas 727 MW, Pendapatan Tembus USD 432 Juta

Next Post

Kapasitas Panas Bumi Dunia Tembus 17.173 MW pada 2025, Indonesia Melesat di Posisi Kedua

Related Posts

Potensi Panas Bumi Indonesia Capai 23 GW, Julfi Hadi Ungkap 3 Tantangan Pengembangan Geothermal

Potensi Panas Bumi Indonesia Capai 23 GW, Julfi Hadi Ungkap 3 Tantangan Pengembangan Geothermal

7 Oktober 2026
PGE Manfaatkan Panas Bumi untuk Pupuk Organik, Petani Kamojang Panen 70 Ton Kubis

PGE Manfaatkan Panas Bumi untuk Pupuk Organik, Petani Kamojang Panen 70 Ton Kubis

5 Oktober 2026
3 Lulusan Magister Geotermal ITB Torehkan Prestasi, IPK Tertinggi 3,94

3 Lulusan Magister Geotermal ITB Torehkan Prestasi, IPK Tertinggi 3,94

21 September 2026
MCI Group Perkuat Bisnis Berkelanjutan, dari Tambang hingga Energi Panas Bumi

MCI Group Perkuat Bisnis Berkelanjutan, dari Tambang hingga Energi Panas Bumi

26 Agustus 2026
Bupati Madina Saipullah Nasution Raih Penghargaan IIGCE 2026, Dukung Panas Bumi dan UMKM Lokal

Bupati Madina Saipullah Nasution Raih Penghargaan IIGCE 2026, Dukung Panas Bumi dan UMKM Lokal

23 Agustus 2026
Ahmad Yani Pimpin API/INAGA 2026-2029, Fokus Perkuat Keekonomian dan Investasi Panas Bumi

Ahmad Yani Pimpin API/INAGA 2026-2029, Fokus Perkuat Keekonomian dan Investasi Panas Bumi

22 Agustus 2026
Next Post
Kapasitas Panas Bumi Dunia Tembus 17.173 MW pada 2025, Indonesia Melesat di Posisi Kedua

Kapasitas Panas Bumi Dunia Tembus 17.173 MW pada 2025, Indonesia Melesat di Posisi Kedua

JICA Biayai Proyek Hululais di Bengkulu Rp3 Triliun, Target Selesai 2030

JICA Biayai Proyek Hululais di Bengkulu Rp3 Triliun, Target Selesai 2030

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Geothermal

beritageothermal.com merupakan media yang berfokus pada peliputan, analisis, dan kajian potensi panas bumi (geothermal) berbasis data dan kebijakan.

Alamat:
Jalan Proklamasi No. 68 2 Pegangsaan, Menteng Kota Jakarta Pusat Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10320 | Email: redaksi@beritageothermal.com

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Geothermal Ciremai Jadi Sorotan, DPRD Kuningan Minta Pemda Tak Gegabah

Geothermal Ciremai Jadi Sorotan, DPRD Kuningan Minta Pemda Tak Gegabah

29 September 2026
Tujuh Perusahaan Operator Panas Bumi di Indonesia Beserta Daftar Pembangkit dan Kapasitasnya

Tujuh Perusahaan Operator Panas Bumi di Indonesia Beserta Daftar Pembangkit dan Kapasitasnya

7 Februari 2025
Profil Yudistian Yunis: Menapaki Karier dari Geologi hingga Menakhodai Geo Dipa Energi

Profil Yudistian Yunis: Menapaki Karier dari Geologi hingga Menakhodai Geo Dipa Energi

15 Juni 2025
PLTP Patuha Membangun Indonesia dengan Energi Hijau

Daftar Lengkap 11 Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) di Jawa Barat Serta Detilnya

5 Maret 2025
Potensi Panas Bumi Indonesia Capai 23 GW, Julfi Hadi Ungkap 3 Tantangan Pengembangan Geothermal

Potensi Panas Bumi Indonesia Capai 23 GW, Julfi Hadi Ungkap 3 Tantangan Pengembangan Geothermal

7 Oktober 2026
PGE Cetak Laba US$79,6 Juta di Semester I 2026, Produksi Panas Bumi Tembus Rekor

PGE Cetak Laba US$79,6 Juta di Semester I 2026, Produksi Panas Bumi Tembus Rekor

7 Oktober 2026
PGE Manfaatkan Panas Bumi untuk Pupuk Organik, Petani Kamojang Panen 70 Ton Kubis

PGE Manfaatkan Panas Bumi untuk Pupuk Organik, Petani Kamojang Panen 70 Ton Kubis

5 Oktober 2026
Indonesia Peringkat 2 Dunia Produsen Listrik Panas Bumi, Potensinya Baru Dimanfaatkan 10%

Indonesia Peringkat 2 Dunia Produsen Listrik Panas Bumi, Potensinya Baru Dimanfaatkan 10%

5 Oktober 2026

Recent News

Potensi Panas Bumi Indonesia Capai 23 GW, Julfi Hadi Ungkap 3 Tantangan Pengembangan Geothermal

Potensi Panas Bumi Indonesia Capai 23 GW, Julfi Hadi Ungkap 3 Tantangan Pengembangan Geothermal

7 Oktober 2026
PGE Cetak Laba US$79,6 Juta di Semester I 2026, Produksi Panas Bumi Tembus Rekor

PGE Cetak Laba US$79,6 Juta di Semester I 2026, Produksi Panas Bumi Tembus Rekor

7 Oktober 2026
PGE Manfaatkan Panas Bumi untuk Pupuk Organik, Petani Kamojang Panen 70 Ton Kubis

PGE Manfaatkan Panas Bumi untuk Pupuk Organik, Petani Kamojang Panen 70 Ton Kubis

5 Oktober 2026
Indonesia Peringkat 2 Dunia Produsen Listrik Panas Bumi, Potensinya Baru Dimanfaatkan 10%

Indonesia Peringkat 2 Dunia Produsen Listrik Panas Bumi, Potensinya Baru Dimanfaatkan 10%

5 Oktober 2026

Follow Us

Berita Geothermal

kabariku.com | sorotmerahputih.com | DJITUBERITA.COM

  • About
  • Redaksi
  • Contact
  • Privacy & Policy

© 2025 Berita Geothermal - Kumpulan Berita Geothermal | Crafted with power by WebIndoStudio

No Result
View All Result
  • Geothermal
  • Berita
    • Pemerintahan
    • Nasional
    • Internasional
    • Lingkungan
      • Kehutanan
      • Satwa
      • Puspa
  • Info Daerah Penghasil
  • Liputan Khusus
  • Regulasi
  • Siaran Pers
  • Teknologi
  • Opini

© 2025 Berita Geothermal - Kumpulan Berita Geothermal | Crafted with power by WebIndoStudio

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In