MANADO, Beritageothermal.com – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) Area Lahendong mengajak insan pers di Sulawesi Utara berperan aktif mengangkat isu energi panas bumi dan transisi energi melalui karya jurnalistik berkualitas. Ajakan tersebut disampaikan melalui partisipasi jurnalis dalam ajang Apresiasi Jurnalistik Pertamina (AJP) 2026.
PGE Area Lahendong menilai media massa memiliki peran penting dalam membantu masyarakat memahami perkembangan industri energi, termasuk pemanfaatan panas bumi sebagai sumber energi baru terbarukan. Pemberitaan yang akurat dan berimbang juga dinilai dapat memperluas wawasan publik mengenai kontribusi sektor energi terhadap pembangunan berkelanjutan.
Manager Maintenance PGE Area Lahendong Budi Wigiarto bersama Tim Government and Public Relations (GPR) Area menekankan pentingnya membangun hubungan yang konstruktif antara perusahaan dan media.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperluas penyampaian informasi mengenai kegiatan operasional panas bumi, pengembangan energi bersih, hingga program sosial dan lingkungan di sekitar wilayah kerja perusahaan.
“Insan pers memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang edukatif kepada masyarakat, termasuk mengenai pengembangan energi panas bumi dan kontribusinya terhadap keberlanjutan,” ucap Budi.
Ia berharap AJP 2026 dapat menjadi wadah bagi jurnalis untuk menghasilkan karya yang tidak hanya menarik, tetapi juga memberikan informasi yang bernilai bagi masyarakat.
“Kami berharap Apresiasi Jurnalistik Pertamina 2026 dapat menjadi kesempatan bagi rekan-rekan jurnalis untuk terus menghasilkan karya berkualitas sekaligus mengangkat berbagai potensi dan cerita inspiratif dari sektor energi terbarukan,” ungkapnya.
PGE Lahendong Soroti Peran Media dalam Transisi Energi
Menurut PGE Area Lahendong, tantangan pengembangan energi panas bumi tidak hanya berkaitan dengan aspek teknis dan operasional, tetapi juga bagaimana informasi mengenai manfaat serta pengelolaannya dapat dipahami masyarakat secara tepat.
Melalui pemberitaan yang berdasarkan fakta, media dapat membantu menjelaskan peran panas bumi dalam mendukung ketahanan energi nasional sekaligus mendorong upaya penurunan emisi.
Oleh karena itu, karya jurnalistik mengenai sektor energi diharapkan tidak berhenti pada penyampaian informasi. Jurnalis juga dapat memperdalam isu melalui penelusuran data, inovasi teknologi, aspek lingkungan, dan dampak pengembangan energi terhadap kehidupan masyarakat.
Pendekatan tersebut dinilai penting agar publik memperoleh gambaran yang lebih menyeluruh mengenai peluang dan tantangan dalam pengembangan energi baru terbarukan di Indonesia.
Jurnalis Manado dan Tomohon Diajak Angkat Isu Energi Terbarukan
Melalui AJP 2026, PGE Area Lahendong mengundang jurnalis, khususnya yang bertugas di Manado dan Tomohon, untuk mengangkat berbagai isu strategis sektor energi.
Topik yang dapat menjadi perhatian antara lain transisi energi, inovasi teknologi, keberlanjutan lingkungan, serta kontribusi industri energi terhadap pembangunan daerah dan nasional.
Ajakan ini sekaligus membuka ruang bagi jurnalis untuk menggali cerita inspiratif dari wilayah pengembangan panas bumi, termasuk berbagai upaya yang berkaitan dengan operasional perusahaan dan hubungan dengan masyarakat sekitar.
Bagi daerah yang memiliki potensi panas bumi, pemberitaan yang informatif dapat membantu memperkenalkan perkembangan sektor energi sekaligus mendorong diskusi publik yang lebih berbasis data.
PGE Dorong Optimalisasi Potensi Panas Bumi Indonesia
Sebagai bagian dari Pertamina Group, PGE terus berupaya mengoptimalkan potensi panas bumi Indonesia untuk mendukung pasokan energi yang andal dengan emisi lebih rendah.
Upaya tersebut juga diiringi dengan pembangunan hubungan bersama pemerintah daerah, masyarakat, kalangan akademisi, dan media massa.
PGE Area Lahendong berharap sinergi dengan insan pers dapat memperluas akses masyarakat terhadap informasi yang relevan mengenai energi panas bumi dan pembangunan berkelanjutan.
Dengan dukungan komunikasi yang terbuka dan karya jurnalistik yang berkualitas, pengembangan panas bumi diharapkan semakin dikenal sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan energi sekaligus mendukung agenda transisi energi nasional.
Ikuti Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritageothermal.com klik di sini













